Syamsul Arifin Kembalikan Rp67 M ke KPK
Jumat, 04 Desember 2009 – 05:35 WIB
Syamsul Arifin Kembalikan Rp67 M ke KPK
MEDAN--Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bidang Reformasi Birokrasi, M Jasin, membeberkan, Gubernur Sumut Syamsul Arifin telah mengembalikan uang Rp67 miliar kepada negara. Uang sebanyak itu, terkait kasus dugaan korupsi APBD Langkat 2000-2007 yang menjebolkan keuangan pemkab hingga Rp102,7 miliar lebih. Kini, KPK juga mengusut darimana asal-usul uang Syamsul sebanyak Rp67 miliar itu. Dia mengatakan, tim khusus KPK saat ini masih bekerja menelusuri sumber uang sebesar Rp67 miliar yang dikembalikan Syamsul itu. "Kami tidak boleh berbicara banyak (ke publik, red), sebab bisa saja kami kecolongan. Hasil pemeriksaan belum bisa dipublikasikan semuanya, nanti bisa mengganggu proses penyelidikan. Jika waktunya tepat, pasti akan disampaikan," tukasnya.
Hal ini disampaikan M Jasin kepada Sumut Pos (grup JPNN), usai inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah kantor pelayanan publik di Kota Medan, Kamis (3/12) pagi. "Mantan Bupati Langkat (Syamsul Arifin) sudah mengembalikan uang sekitar Rp67 miliar, tapi belum diketahui dari mana asal sumber uangnya. Makanya, dilakukan penyelidikan terhadap sumber uang ini," katanya.
Baca Juga:
Jasin mengutarakan, Syamsul tak bisa menjelaskan dari mana asal uang sebesar Rp67 miliar itu. Menurutnya, bisa saja uang itu bersumber dari harta pribadi, dari keluarga, atau malah bersumber dari mana saja. Tapi Jasin mengaku sudah menduga dari mana sumber uang yang dikembalikan Syamsul ke kas negara, namun tidak etis untuk dibeberkan. "Karena masih dalam masa penyelidikan," ucapnya.
Baca Juga:
MEDAN--Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bidang Reformasi Birokrasi, M Jasin, membeberkan, Gubernur Sumut Syamsul Arifin telah mengembalikan
BERITA TERKAIT
- Kapolres-Pj Bupati Empat Lawang Tinjau Dapur MBG Buntut Temuan Ulat Dalam Ompreng
- Menjelang Ramadan, Polisi Gerebek Warung Tuak dan Manisan di Musi Rawas, Ini Hasilnya
- Hari Pertama Kerja, Rano Langsung Rencanakan Penggusuran Warga Bantaran Kali Krukut
- Menjelang Ramadan 2025, Harga Ayam Potong di Palembang Merangkak Naik
- Dedi Mulyadi Resmi Jadi Gubernur Jabar, Bey Machmudin Mengaku Lega
- Ditangkap Polisi, Bandar Sabu-Sabu di OKU Selatan Terancam Hukuman Mati