Syamsul Belum Bicara dengan Pengacara
Kamis, 07 Oktober 2010 – 09:23 WIB

Syamsul Belum Bicara dengan Pengacara
JAKARTA -- Hingga kemarin sore (6/10), Gubernur Sumut Syamsul Arifin belum melakukan konsultasi dengan kuasa hukumnya, Viktor Nadapdap, terkait langkah penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang telah mengirimkan surat panggilan ke Syamsul, Selasa (5/10) lalu. Viktor menjelaskan, dirinya pada Selasa sore mencoba menghubungi Syamsul, namun belum berhasil. Sementara, tim penyidik KPK yang menangani kasus dugaan korupsi APBD Langkat, seperti beberapa hari belakangan, kemarin juga masih disibukkan dengan pemeriksaan saksi-saksi. Jumlah saksi yang diperiksa, masih tergolong terbanyak dibanding saksi-saki yang diperiksa untuk kasus lain pada hari yang sama. Kemarin ada delapan saksi yang diperiksa, yakni Lubirahmat, Jonny Assaduma, Jumiar, Zulham Siregar, Yasit Bustomi, dan Icshanul. Plt Juru Bicara KPK Priharsa Nugraha, mengaku tidak tahu latar belakang saksi-saksi itu, apakah dari swasta, PNS, atau apa.
Viktor menceritakan, begitu mendapat informasi mengenai surat panggilan KPK agar Syamsul datang untuk diperiksa Senin (11/10) depan, dia menelepon kliennya itu untuk mendapatkan kepastian mengenai surat panggilan dimaksud. Hanya saja, mantan bupati Langkat itu tidak mengangkat ponselnya.
Baca Juga:
"Saya juga sudah SMS, tapi sampai sekarang belum juga dibalas," ujar Viktor saat dihubungi JPNN. Karena belum ada pembicaraan dengan Syamsul, Viktor hingga kemarin sore belum membahas rencana atau persiapan apa saja yang akan dilakukan terkait panggilan dari tim penyidik KPK. "Belum ada rencana, karena saya sendiri belum bicara dengan Pak Syamsul," ujar ketua Badan Hukum dan Hak Azasi Manusia (Bakum-HAM) DPP Partai Golkar itu.
Baca Juga:
JAKARTA -- Hingga kemarin sore (6/10), Gubernur Sumut Syamsul Arifin belum melakukan konsultasi dengan kuasa hukumnya, Viktor Nadapdap, terkait langkah
BERITA TERKAIT
- Yohanes Bayu Tri Susanto Jadi Pengusaha Sukses Yang Rendah Hati
- Revisi UU ASN Mengubah Tenggat Penyelesaian Honorer?
- Perpres Kantor Komunikasi Kepresidenan Digugat ke MA, Ini 4 Pasal yang Dipersoalkan
- Menjelang Mukernas dan Pelantikan, PP ISNU Gelar Fun Walk Serta Go Green di CFD Thamrin
- KPPI 2025 Siap Digelar, PENEMU Dorong Perempuan Ambil Peran Strategis
- Pemerintah Klaim Tarif Impor Trump dari AS Tak Ganggu Swasembada Nasional