Syarat Naik KA Jarak Jauh Makin Mudah, Kini Cukup...

jpnn.com, JAKARTA - Syarat tes Covid-19 untuk naik Kereta Api Jarak Jauh kini cukup menggunakan surat keterangan hasil negatif Rapid Test Antigen, maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan.
Ketentuan ini berlaku mulai 3 November 2021.
Aturan tersebut menyesuaikan dengan terbitnya SE Kementerian Perhubungan Nomor 97 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Perkeretaapian Pada Masa Pandemi Covid-19 tanggal 2 November 2021.
“KAI senantiasa mengikuti dan mematuhi seluruh ketentuan dari pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19 pada moda transportasi kereta api,” kata VP Public Relations KAI Joni Martinus.
Untuk membantu calon pelanggan melengkapi persyaratan tersebut, KAI telah menyediakan 71 stasiun yang melayani Rapid Test Antigen seharga Rp45 ribu.
"Selama 2021, KAI mencatat hingga 2 November telah melayani 1,6 juta peserta Rapid Test Antigen di stasiun," jelas Joni.
Joni juga memastikan KAI terus menerapkan protokol kesehatan secara disiplin dan hanya mengizinkan calon penumpang yang sesuai persyaratan untuk bisa naik kereta api.(chi/jpnn)
Syarat tes Covid-19 untuk naik Kereta Api Jarak Jauh kini cukup menggunakan surat keterangan hasil negatif Rapid Test Antigen, maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan.
Redaktur & Reporter : Yessy
- Telkom Lewat IndiBiz Buka Posko Mudik BUMN 2025 di Pelabuhan Ketapang dan Bakauheni
- H+3 Arus Balik Lebaran, KAI Daop 4 Semarang Catat ada 94 Ribu Penumpang
- Puncak Arus Balik 6 April, KAI Minta Pemudik Berangkat Lebih Awal
- KAI Prediksi Puncak Arus Balik Lebaran 2025 Terjadi Pada 6 April
- KAI Group Layani 16,3 Juta Pelanggan Selama Masa Angkutan Lebaran 2025
- H-1 Lebaran, 21.641 Penumpang Naik dari Stasiun Daop 8 Surabaya