Syarief Hasan: Pemerintah Perlu Cari Solusi Agar Harga Telur Ayam Tetap Stabil

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua MPR Syarief Hasan menyoroti anjloknya harga telur ayam yang biasanya rentang harga Rp 20 ribu per kilogram, kini turun ke level Rp 14 ribu per kilogram.
Menurut dia, penurunan itu sangat berdampak pada keberlanjutan usaha pertenak ayam, terutama bagi pengusaha pemula yang memiliki modal yang kecil.
Jika penurunan harga itu berlangsung lama, Syarief Hasan khawatirkan akan ada banyak pengusaha ternak ayam gulung tikar. Hal ini tentu sangat disayangkan.
“Dalam situasi seperti ini, dibutuhkan campur tangan pemerintah untuk menjaga agar jangan sampai pengusaha gulung tikar, terutama bagi pengusaha kecil yang memang sangat rentan dengan gejolak harga,” ungkap Menteri Koperasi dan UKM di era Presiden SBY itu.
Menurut Syarief, telur ayam adalah salah satu kebutuhan pokok rakyat.
Jika terjadi ketidakseimbangan dari sisi penawaran dan permintaan, maka ada persoalan ekonomi yang terjadi.
Dari sisi produksi, misalnya, jika pasokan melimpah, sedangkan permintaannya minim, jelas terjadi penurunan harga.
Bagi produsen, ini tentu menjadi masalah. Sebab biaya produksi menjadi tidak sebanding dengan harga jual. Akhirnya peternak merugi.
Wakil Ketua MPR Syarief Hasan mengatakan pemerintah perlu turun tangan mencarikan solusi agar harga telur ayam kembali pada batas wajar.
- 3 Juta Lulusan SMA/SMK Menganggur, Waka MPR: Berbagai Langkah Harus Segera Diambil
- HNW Usulkan ke Prabowo Terbitkan Keppres yang Tetapkan 3 April sebagai Hari NKRI
- Danantara dan Komitmen Presiden Bagi Hilirisasi SDA-Tanaman Pangan
- Waka MPR Dorong Pemda Proaktif Sosialisasikan Persyaratan SPMB 2025 Secara Masif
- Waka MPR Sebut Inisiatif Putra Prabowo Temui Megawati Meneduhkan Dinamika Politik
- Johan Rosihan PKS: Idulfitri jadi Momentum Membangun Negeri dengan Akhlak