Syok, Penumpang Serbu Kantor Batavia Air
Buntut Dinyatakan Pailit dan Berhenti Beroperasi
Kamis, 31 Januari 2013 – 11:42 WIB

MINTA KEMBALI: Salah satu tiket Batavia Air yang terlanjur dibeli. FOTO: JPNN
Leony sendiri sudah memesan tiket Batavia Air jurusan Jakarta-Padang sejak bulan September lalu. "Rencananya saya pesan tiket untuk lebaran, tanggal 3 Agustus 2013 saya berangkat ke Padang," terangnya.
Baca Juga:
Wanita asal Padang ini tahu kabar pailit dari pemberitaan media online. Dan setelah dinyatakan pailit, dia selalu mengupdate berita seputar Batavia yang dinyatakan pailit di berbagai media online. Meski begitu, hingga hari ini Leony belum menghubungi pihak Batavia Air terkait pengantian tiket yang sudah dibelinya.
Leony justru lebih memilih menunggu instruksi dari kurator sebagaimana informasi yang dia baca di berbagai media online mengenai ganti rugi tiket (refund). "Saya belum dapat informasi baru lagi soal ganti rugi. Secepatnya saya akan hubungi Batavia," terangnya.
Mengenai pengalihan penerbangan yang dilimpahkan ke Maskapai Mandala Air. Leony mengaku tak keberatan dengan pengantian maskapai apapun, asal dia tidak merogoh kocek lagi bila harus beralih maskapai. "Saya enggak keberatan, asal bagasi jangan bayar lagi. Saya mau nya diganti penuh," tukasnya.
JAKARTA - Keputusan PN Jakpus yang menyatakan PT Metro Batavia Air pailit, tentu saja mengagetkan banyak calon penumpang Batavia Air yang terlanjur
BERITA TERKAIT
- Trump Terapkan Bea Masuk Tinggi ke Produk RI, Misbakhun Punya Saran untuk Pemerintah & BI
- Ekonom Ungkap Komoditas yang Bakal Terdampak Kebijakan Tarif Trump
- Harga Pangan Sejumlah Komoditas Stagnan Tinggi
- H+3 Arus Balik Lebaran, KAI Daop 4 Semarang Catat ada 94 Ribu Penumpang
- Analis Sebut Kans Ekonomi Indonesia Alami Perkembangan Progresif
- Respons Pemerintah RI Soal Kebijakan Baru Donald Trump