Tahun Depan Target Swasembada Kedelai
Kamis, 06 Desember 2012 – 09:53 WIB

Tahun Depan Target Swasembada Kedelai
PURWOKERTO- Bupati Banyumas, Drs Mardjoko MM menarget Kabupaten Banyumas harus mampu swasembada kedelai pada tahun 2013. Hal itu disampaikan Mardjoko saat penyerahan secara simbolis bantuan traktor tangan (hand tractor) kepada Ketua Kelompok Tani di kantor Kepala Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan (Dinpertanbunhut) Kabupaten Banyumas, Rabu (5/12). Khusus palawija, Mardjoko mengimbau kepada petani menggunakan teknik baru, yaitu membuat lubang tanam biji (panja) tepat di tengah pokok rumpun padi setelah dipotong. Bukan di sebelahnya seperti yang banyak dilakukan petani selama ini. "Dengan teknik ini, benih palawija akan tumbuh dengan lebih baik, karena pokok padi mampu menyimpan air yang dibutuhkan untuk pertumbuhan tanaman," katanya.
Mardjoko mengatakan, target tersebut bisa terealisasi dengan kerjasama semua pihak. Utamanya, para Poktan yang menjadi produsen. "Sebenarnya mampu meningkatkan luas lahan tanam hingga 10 ribu hektar, dari luas saat ini yang baru mencapai 4 ribu hektar. Dengan luasan ini diharapkan Banyumas mampu berswasembada kedelai," ujar Mardjoko,.
Mardjoko memberikan strategi penanaman pertanian secara bergantian. Yaitu sistem padi-padi-palawija. Menurutnya, sistem tersebut petani menanam padi sebagai komoditas utama selama dua musim tanam secara berturut-turut. Selanjutnya, diselingi dengan penanaman palawija untuk satu musim tanam sebelum kembali menanam padi.
Baca Juga:
PURWOKERTO- Bupati Banyumas, Drs Mardjoko MM menarget Kabupaten Banyumas harus mampu swasembada kedelai pada tahun 2013. Hal itu disampaikan Mardjoko
BERITA TERKAIT
- Dirut Bank DKI Jamin Dana Nasabah Aman dan Non-tunai KJP Plus Tetap Lancar
- Harga Emas Antam Hari Ini 20 April 2025, UBS dan Galeri24 Sama Saja
- Transaksi Tabungan Emas Pegadaian Diproyeksikan Naik 10 Kali Lipat pada Akhir April
- 165.466 Kendaraan Meninggalkan Jabotabek saat Libur Panjang
- Satgas Ramadan & IdulFitri Pertamina Dinilai Berhasil Memitigasi Lonjakan Permintaan BBM
- Pemda Diminta Jadi Motor Investasi dan Pemerataan Ekonomi