Tahun Ini Masuk SMK Harus Ikuti TPA dan Tes Fisik

Pihaknya tidak menginginkan calon siswa yang memiliki riwayat sakit atau ketahanan fisiknya kurang bagus, malah masuk permesinan yang memerlukan tenaga ekstra.
“Untuk itulah pentingnya tes fisik dan kesehatan. Ini juga dilakukan untuk mereka,” bebernya.
Pria berkacamata ini menerangkan, ketika sudah diberikan petunjuk oleh pusat, maka pihaknya akan siap melaksanakan hal tersebut. Terlebih lagi, tahapan tes itu merupakan instruksi presiden.
Selain lebih fokus terhadap jalur seleksi di SMK, agar tidak merasa kesulitan melalui tahapan seleksi, pihaknya menekankan pentingnya calon siswa menyiapkan diri.
Bukan hanya karena SMK memiliki kejuruan khusus, melainkan agar lebih memaksimalkan peluang kerja di Kalteng. Ini diyakininya dengan kemampuan yang dimiliki lulusan atau alumnI SMK nantinya.
Terkait zonasi atau wilayah calon siswa dan sekolah yang dituju, jika ada pihak luar kabupaten / kota dan Kalteng yang ingin masuk di SMK, pihaknya tidak mempermasalahkan hal tersebut.
Hanya saja, pihaknya mengimbau agar calon siswa lebih memilih SMK di daerahnya masing-masing.
“Jika memang ada, tidak masalah. Hanya saja, kalau masih ada SMK di sana, yang di sana terlebih dahulu diprioritaskan,” ucapnya. (ami/c3/abe)
Mulai tahun ini, penerimaan siswa baru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) tidak hanya mengandalkan nilai hasil ujian nasional (UN) saja. Namun, harus
Redaktur & Reporter : Soetomo
- Berkat Edukasi PSN & TNI AU, Siswa SMK Berhasil Luncurkan Roket Amatir
- Mensos Sebut 53 Sekolah Rakyat Siap Beroperasi
- Pemprov Jabar Bakal Tebus 335.109 Ijazah Siswa Menunggak Uang Sekolah, Duitnya Rp 1,3 T
- Siapkan Tenaga Kerja Terampil Sektor Telekomunikasi, TBIG Berkolaborasi dengan SMK
- 145 Sekolah Belum Finalisasi PDSS, Ribuan Siswa Terancam Gagal SNBP
- Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Daerah, Astra Gelar FKSB ke-11 di Jakarta