Tak Ada Penyesalan bagi John Yettaw
Kamis, 20 Agustus 2009 – 17:28 WIB
Dalam proses persidangannya di Myanmar beberapa waktu lalu, Yettaw mengaku bahwa ia nekad berenang ke kediaman Suu Kyi untuk memperingatkan tokoh oposisi Myamar itu akan 'visi'-nya. Di mana dalam bayangan yang konon ia dapatkan - entah di mana - itu, ia 'melihat' Suu Kyi bakal dibunuh. Bahkan di hadapan wartawan setelah dirinya bebas pun, Yettaw menunjukkan sikap bahwa ia yakin telah menyelamatkan hidup Suu Kyi lewat tindakan ekstrimnya.
Baca Juga:
Pria yang adalah juga seorang veteran perang itu sendiri, diberitakan menderita sakit sejak menjalani masa penahanannya di Myanmar. Ia lantas senantiasa terlihat mengenakan masker operasi warna biru demi mencegah kemungkinan infeksi.
Begitu dibebaskan, bersama Webb, Yettaw lantas segera terbang ke Thailand dengan sebuah pesawat milik pemerintah AS. Di Bangkok, pria itu kemudian menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan di sebuah rumah sakit swasta. Di bandara Chicago, seorang rekan wanita Yettaw yang tak teridentifikasi mengatakan bahwa pria itu "sangat lelah".
Saat ditanya wartawan apakah ia merasa senang bisa kembali ke rumah, Yettaw sendiri hanya mengangguk dan tersenyum, sambil menunjukkan bahasa isyarat yang menyatakan "I love you". Sementara, ketika ditanya apakah ia mau berkomentar lebih jauh, Yettaw hanya menjawab singkat.
CHICAGO - Pria warga AS yang baru saja dibebaskan dari penjara pemerintah militer Myanmar, lantaran berenang menyeberangi sungai dan 'singgah' di
BERITA TERKAIT
- Gencatan Senjata Tak Berpengaruh, Tentara Israel Tetap Lakukan Pelanggaran di Lebanon
- Arab Saudi Janjikan Pelayanan Kelas Dunia untuk Jemaah Haji & Umrah
- Korsel Diguncang Skandal Politik, Korut Pamer Rudal Hipersonik
- Jerman dan Amerika Diguncang Aksi Teror, Prancis Panik
- Iran Izinkan Anak 14 Tahun Jalani Operasi Plastik demi Kecantikan
- Elite Palestina Siap Bernegosiasi dengan Bos Intel Israel di Doha