Tak Bayar Utang Nyawa pun Melayang

jpnn.com - PEKANBARU - Jefri Hendri, 35, tewas dibunuh Syaiful M Surianto alias Pak Uwo (51), Kamis (4/2) sekitar pukul 10.30 WIB. Persoalannya hanya gara-gara utang Rp300 ribu. Dia ditikam tepat di bagian leher bagian kiri.
Pekerja serabutan ini ditemukan di depan sebuah rumah kosong, tak jauh dari rumah Lily Herawati kakak korban. Tepatnya sekitar Aur Kuning, Kelurahan Tangkerang Timur, Kecamatan Tenayan Raya.
“Pagi itu, Jefri didatangi Syaiful menagih utang. Karena belum punya uang, Jefri tak bisa bayar,” ujar Iwan, kerabat Jefry.
Syaiful kesal. Dia lalu mengancam akan mengambil televisi korban. “Tak terima televisi mau diambil, korban pun menemui pelaku,” tambah Iwan.
Sayangnya, mereka malah ribut dan terjadi perkelahian. Tiba-tiba saja, korban ditikam. “Saya dapat informasi dari teman korban. Sebelum ditikam, mereka terlibat perkelahian,” jelas Iwan.
“Sepertinya pelaku sudah merencanakan penikaman,” sambung Iwan.
Doni, kerabat Jefri lainnya menjelaskan bahwa antara pelaku dan korban sudah saling mengenal. Mereka diketahui berteman baik. “Sebenarnya sudah lama kenal, tapi gak tahu kenapa, korban ditikam hanya karena utang,” ujar Doni.(MXP/MXM/mg1/ray)
PEKANBARU - Jefri Hendri, 35, tewas dibunuh Syaiful M Surianto alias Pak Uwo (51), Kamis (4/2) sekitar pukul 10.30 WIB. Persoalannya hanya gara-gara
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Polres Tarakan Diserang Prajurit TNI
- Menganiaya Ibu Tiri dengan Parang, Pria di Makassar Diringkus Polisi
- Motif Pembunuhan IRT di Badung Bali Terungkap, Tuh Pelakunya
- Gerebek Lokasi Perjudian Sabung Ayam di Musi Rawas, Polisi Tangkap 5 Orang
- Jadi Tersangka Kasus Pagar Laut, Kades Kohod Datangi Bareskrim
- Bea Cukai Gagalkan Distribusi Rokok Ilegal yang Ditutupi Muatan Pupuk