Tak Disukai Warga, Ratusan Atribut PDIP Dicopot Satpol PP DKI Jakarta
![Tak Disukai Warga, Ratusan Atribut PDIP Dicopot Satpol PP DKI Jakarta](https://cloud.jpnn.com/photo/arsip/watermark/2020/01/17/petugas-satpol-pp-cempaka-putih-membawa-atribut-bendera-pdip-yang-telah-diturunkan-di-sepanjang-kecamatan-cempaka-putih-jumat-1712020-foto-antara-ho-sudin-kominfotik-jakarta-pusat-92.jpg)
jpnn.com, JAKARTA - Satpol PP Kecamatan Cempaka Putih menurunkan ratusan bendera dan spanduk Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang terpasang di wilayah tersebut. Pencopotan itu dilakukan karena ada laporan dari masyarakat yang merasa terganggu.
"Kami turunkan sebanyak 500 atribut partai seperti spanduk dan bendera. Semuanya kita bawa kecamatan Cempaka Putih," kata Kepala Satpol PP kecamatan Cempaka Putih Aries Cahyadi di Jakarta, Jumat (17/1).
Aries mengatakan, warga sekitar merasa terganggu lingkungannya karena atribut partai tersebut. Warga menilai atribut PDIP membuat pemandangan tidak estetis.
Pencopotan atribut-atribut itu dilakukan di sepanjang Jalan Pramuka Raya, Jalan Layang (Fly Over) Ahmad Yani, Jalan Ahmad Yani, serta Jalan Letjen Suprapto, Jakarta Pusat.
Pemilik atribut diberi waktu satu minggu untuk mengambil barang-barang miliknya itu di kantor Satpol PP. "Jika dalam satu minggu tidak diambil maka akan dibawa ke gudang Satpol PP di Cakung, Jakarta Timur," ujar Aries.
Sebelumnya, atribut- atribut berwarna merah itu memenuhi Jakarta pada saat PDI Perjuangan melakukan Rapat Kerja Nasional di JIE Expo Kemayoran pekan lalu. Rakernas PDIP itu juga turut dihadiri oleh Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin. (ant/dil/jpnn)
Perjuangan Honorer K2 Tinggal Selangkah Lagi?
Satpol PP Kecamatan Cempaka Putih menurunkan ratusan bendera dan spanduk Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang terpasang di wilayah tersebut.
Redaktur & Reporter : Adil
- Kanang Soroti Kondisi Karyawan PT Pos Indonesia, Desak Perbaikan Sistem Ketenagakerjaan
- PDIP Pertanyakan Hasil Survei LSI Terkait Hasto Kristiyanto
- Pakar: Survei LSI Soal Hasto Kristiyanto Tabrak Asas Praduga Tak Bersalah
- Dari Roma langsung ke Arab Saudi, Bu Mega Berencana Umrah dan Menziarahi Makam Nabi
- Penetapan Tersangka Hasto Dipenuhi Cerita Imajinatif
- Penetapan Tersangka Hasto Cuma Mendaur Ulang Cerita yang Tak Terbukti di Pengadilan