Tak Hanya Panen Cacian, Ini Alasan Lambert Jitmau dari Ketua Tim Percepatan Pemekaran
jpnn.com, SORONG - Lambert Jitmau menyatakan mundur sebagai ketua Tim Pemekaran Papua Barat Daya.
Pengunduran diri itu disampaikan di tengah maraknya aksi penolakan usulan pembentukan daerah otonom baru (DOB).
Dia mengaku sebagai ketua tim sering menjadi sasaran unjuk rasa, bahkan hingga panen cacian.
Namun, dia menegaskan bukan itu alasan utamanya mundur sebagai ketua tim pemekaran.
"Saya segera mengembalikan SK sebagai Ketua Tim Percepatan Pemekaran Provinsi Papua Barat Daya kepada Gubernur Papua Barat," ujar Lambert Jitmau, Jumat (1/4).
Pria yang sekarang menjabat sebagai Wali Kota Sorong itu mengungkapkan pemekaran merupakan janji Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan saat masa kampanye.
Namun, tim percepatan pemekaran yang dibentuk dan mendapatkan SK gubernur tersebut tidak mendapat dukungan sama sekali.
"Baik dukungan finansial maupun dorongan untuk berkoordinasi serta berkomunikasi dengan pemerintah pusat agar pemekaran yang menjadi perjuangan bersama selama ini dapat terwujud," beber Lambert Jitmau.
Lambert Jitmau menyatakan mundur dari Ketua Tim Percepatan Pemekaran Papua Barat Daya. Simak alasannya
- Wamendagri Ribka Haluk Lantik 42 Anggota Pansel DPRP di 6 Provinsi Papua
- PAFI Membantu Masyarakat Manokwari Mendapatkan Akses Obat-Obatan
- Cheroline Siap Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Papua Barat Lewat Komisi XII DPR
- MRP Papua Barat Daya Laporkan KPU ke DKPP Atas Dugaan Pelanggaran Kode Etik
- Pilkada Papua Barat: Dominggus Mandacan-Mohamad Lakotani Optimistis Menang Lawan Kotak Kosong
- 11 Peserta Seleksi CPNS Gagal Ikut CAT, Ada yang Tidak Membawa KTP