Tak Harus Aklamasi, tetapi Ketum Golkar Wajib Penuhi Kriteria PDLT
Jumat, 15 November 2019 – 12:46 WIB

Mantan Ketua Umum Golkar Akbar Tanjung (batik cokelat di tengah) saat menerima kedatangan berbagai LSM dari kalangan muda di rumahnya di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (11/5). Foto: M Kusdharmadi/JPNN.Com
Menurut Airlangga, memilih ketua umum tanpa proses voting bukan hal baru bagi Golkar. Contohnya adalah ketika Aburizal Bakrie kembali terpilih menjadi ketua umum pada Munas Golkar 2014.
Airlangga pun terpilih menjadi ketua umum secara aklamasi pada Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Golkar 2017. “Jadi, Golkar sudah melaksanakan itu," kata Airlangga di hadapan peserta rapimnas.(antara/jpnn)
Akbar Tanjung meminta pemilihan ketua umum Partai Golkar mengacu pada mekanisme dalam munas dan calonnya memenuhi kriteria PDLT.
Redaktur & Reporter : Antoni
BERITA TERKAIT
- Sinyal Jokowi Gabung PSI Makin Kuat, Golkar: Pasti Ada Hitungan Politik
- Prabowo Minta Struktur Komisaris BUMN Dirampingkan, Diisi Profesional
- Hadiri Buka Puasa Bersama PM Kamboja, Ketum PP AMPG Sampaikan Salam dari Presiden Prabowo & Ketum Golkar Bahlil
- SOKSI Golkar Masih Mendua, Ada Rekomendasi agar Bahlil Bekukan Kubu Ali Wongso Sinaga
- Beredar Surat DPP Golkar Buat Bahlil, Isinya Rekomendasi Pembekuan SOKSI Kubu Ali Wongso
- Bahlil Puji Kepemimpinan Dave Laksono di Kosgoro: Sahabat Sejati yang Hebat