Tak Ingin Kecolongan, Pemerintah Awasi Penyaluran Bansos ke Rakyat

"Urusan virus ini menjadi ranahnya ilmu pengetahuan. Kami sebagai pemimpin agama jangan memberikan informasi keliru bahwa dengan doa itu selesai, nyatanya tidak," katanya.
Budi juga berpesan agar pemerintah lebih perhatian terhadap penyaluran bansos kepada masyarakat.
Jangan sampai ada oknum tertentu yang memanfaatkan situasi sulit ini untuk keuntungan pribadi.
"Soal bansos, kami bersyukur di mana-mana ada donatur baik hati yang menyumbang, tetapi kami mohon Pak Menko agar jangan sampai ada kebocoran. Apalagi Bu Mensos sampai marah-marah ya. Ya karena di dunia ini banyak malaikat tetapi banyak pula setannya yang tega melihat penderitaan rakyat," tutur Budi.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum DPP Walubi Siti Hartati Murdaya mengajak semua pihak tidak panik dan berpikir positif bahwa wabah virus corona bisa ditangani.
"Kuncinya adalah kebersamaan," ujarnya.
Menurut dia, ada tetangga sekitar rumahnya banyak yang terjangkiti virus korona, tetapi mereka bisa pulih karena peran aktif tetangganya yang ikut membantu untuk sembuh.
"Banyak tetangga saya yang terkena COVID, tetapi semua diperhatikan dan dikeroyok dengan diberikan obat-obatan, 4 sampai 5 harus sudah negatif," kata Siti Hartarti.
Tak ingin kecolongan, pemerintah mengawasi secara ketat penyaluran bansos ke rakyat.
- Fenomena Pendatang Saat Mudik, Wagub Jabar: Jangan Membebani Pemerintah!
- Pram-Rano Cairkan Bansos Rp 900 Ribu untuk Penerima KLJ, KAJ, dan KPDJ
- Rano Sebut Bansos untuk Lansia-Disabilitas agar Tak Pinjam ke Bank Keliling
- Tebar Bansos, Aguan & Buddha Tzu Chi Perbaiki Ratusan Hunian Tak Layak di Jakarta
- Revisi UU TNI Dinilai Hidupkan Dwifungsi, Koalisi Masyarakat Sipil Desak DPR Lakukan Ini
- Semarak Ramadan 2025, Petrokimia Gresik Tebar Bansos hingga Rp 682,5 Juta