Tak Main-Main, Sandi Ancam Bunuh Para Pengedar Narkoba

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno meminta kepada Kepala Badan Nasional Narkotika Provinsi (BNNP) DKI Jakarta Brigjen Johny Latupeirissa untuk menindak tegas para pengedar narkoba.
Sandi minta Johny agar menembak mati para pengedar jika melawan.
"Kami akan 810 (tembak mati, red) para bandar yang melawan dan terus membangkang dan berlari dari kejaran para petugas yang dikoordinir oleh BNN Provinsi DKI Jakarta," ujar Sandi di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (19/12).
Menurut Sandi, saat ini ibu kota masuk dalam darurat bahaya peredaran kejahatan narkoba.
Kondisi itu mengharuskan Pemprov DKI bersama BNN bersikap tegas.
Selain itu, pemprov akan melakukan penerapan materi soal Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di institusi pendidikan.
"Tentunya adalah penerapan materi-materi P4GN di kurikulum sekolah SD, SMP, SMA kami akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan," jelas Sandi.
Tak hanya itu, Pemprov DKI Jakarta juga akan melakukan kegiatan yakni Operasi Berantas Sindikat Narkoba (Operasi Bersinar) bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait, dalam melakukan pemberantasan narkoba di tempat hiburan malam (THM) dan rumah susun (rusun).
Wagub DKI Jakarta Sandiaga Uno menyatakan ibu kota termasuk darurat bahaya narkoba.
- ISACA Indonesia Lantik Pengurus Baru 2025-2027 di Annual General Meeting 2025
- Sandiaga Uno: Istikamah Jadi Kunci OK OCE Memperluas Bisnis dan Lapangan Kerja
- Sandiaga Uno: SI IKLAS jadi Awal Kebangkitan Ekonomi
- Sandiaga Uno Dorong Bali menjadi Pusat Wisata Medis
- Anggap Sumut Darurat Narkoba, Sahroni Minta Polda hingga BNN Kerja Sama
- Sandiaga Uno Apresiasi Program UMKM Start Up di Bogor