Tak Punya Dokumen Resmi, WN Tiongkok Nekat Kerja di Pontianak

jpnn.com - PONTIANAK - Tim Pengawas Orang Asing Devisi Keimigrasian dan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Barat menggerebek sebuah rumah di Jalan Tanjung Raya II, Kecamatan Pontianak Timur, Rabu (14/9) malam.
Rumah itu diduga sebagai tempat penampungan warga negara asing, Rabu (14/9) malam. Satu dari dua warga asing digiring ke Kantor Imigrasi karena tidak dapat menunjukkan dokumen resmi.
Penggerebekan yang dilakukan Timpora ini berawal dari informasi masyarakat terkait adanya rumah yang dicurigai sebagai tempat penampungan warga asing. Dari informasi tersebut tim yang terdiri dari enam orang petugas ini melakukan penyelidikan dan mengecek langsung ke lokasi. Dari penggerebekan itu ditemukan dua warga Tiongkok.
“Penggerebekan ini berkat informasi masyarakat. Kami tindaklanjuti dengan mengecek langsung ke TKP. Ternyata ada dua warga Tiongkok. Satu orang tidak bisa menunjukkan dokumen. Sementara ini kami amankan di Kantor Imigrasi,” kata Agustianur, Kepala Bidang Sub Lalu Lintas Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas II Pontianak.
Menurut keterangan sementara, kedua warga asing ini bekerja di penyedia jasa pembersih sarang walet. Namun dari pemeriksaan yang dilakukan, satu dari dua warga asing terpaksa harus dibawa ke Kantor Imigrasi kelas II Pontianak untuk diproses lebih lanjut.
Sebelumnya, Timpora bersama Badan Intelijen Negara, POLRI, Kejaksaan, Jajaran Pemerintah Daerah dan Ketenagakerjaan, TNI, menangkap sebanyak 48 Orang WNA asal Tiongkok di Kabupaten Ketapang dan Kayong Utara. (arf/jos/jpnn)
PONTIANAK - Tim Pengawas Orang Asing Devisi Keimigrasian dan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Barat menggerebek sebuah rumah di
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Tabrakan Beruntun di Cicaheum Bandung, Seorang Pejalan Kaki Tewas
- Detik-Detik Bocah Tewas Tersedot Saluran Pembuangan Kolam Renang di Garut
- PPPK Tahap 1 Bantul Baru Bisa Mulai Efektif Bekerja Juli 2025, Ini Penjelasan Triyanto
- Gempa Bumi 5,3 Magnitudo Guncang Waingapu NTT, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
- Innalillahi, Anak Tewas Tersedot Saluran Pembuangan Kolam Renang
- Cegah Kasus Kesehatan Mental Lewat Platform Heroremaja Besutan Yayasan Plato