Tak Terima Anak Kena Bully, Orang Tua di Palembang Lapor Polisi

jpnn.com, PALEMBANG - Seorang siswa SD di Palembang berinisial MR (9) menjadi korban bully atau perundungan oleh teman sekelasnya.
Aksi bullying tersebut terjadi di Jalan Jendral Sudirman Km 3.5 Pahlawan, Kecamatan Kemuning atau tepatnya di Sekolah Islam Al-Azhar Cairo Palembang, Selasa (4/6) pukul 07.00 WIB.
Pelaku berinisial MI melakukan perundungan terhadap korban bersama beberapa teman kelasnya yang lain.
Nurmalah selaku kuasa hukum korban menjelaskan bahwa menurut pengakuan orang tua korban, Doddy Adrianto (42), aksi bullying itu tidak hanya terjadi sekali.
"Ada beberapa teman MR yang dilaporkan ke SPKT Polda Sumsel. Kasus ini sedang ditangani oleh Subdit IV Renakta Direktorat Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumsel," jelas Nurmala saat ditemui di Polda Sumsel, Rabu (3/7).
Nurmalah menjelaskan bahwa saat ini korban maupun orang tuanya sudah dimintai keterangan oleh penyidik.
"Tadi sudah diambil keterangannya, dan kami masih menunggu proses selanjutnya," kata Nurmalah.
Kejadian berawal pada saat ibu kandung korban memperlihatkan sebuah video bullying di media sosial kepada MR, dengan harapan tidak terjadi kepadanya, pada bulan Juni lalu.
Orang tua yang tak terima anaknya kena bully oleh teman sekelas di Palembang menempuh langkah hukum dengan lapor polisi.
- Soal Kasus Konten Rendang Willie Salim, Irjen Andi Rian Bilang Begini
- Penembakan di Lokasi Judi Sabung Ayam Diduga Terencana, Sahabat Polisi: Pelaku Harus Dihukum Berat
- Kapolda Riau Irjen Herry: Tidak Ada Lagi Polisi Nongkrong di Jam Dinas
- Polisi Dinilai Bisa Segera Ungkap Pelaku Teror Kepala Babi di Kantor Tempo, Masalahnya...
- Polisi Punya Perangkat Komplet Ungkap Teror ke Tempo, Problemnya Tinggal Keinginan
- Usut Kasus Konten Rendang Willie Salim, Polda Sumsel Periksa Saksi dan Pelapor