Takut Pemilu Chaos, Pengusaha Mulai Tinggalkan Indonesia
Rabu, 10 April 2019 – 21:48 WIB

Menkopolhukam Wiranto di Istana Negara. Foto: Natalia Fatimah Laurens/JPNN
Kondisi politik panas, lanjutnya, perlu dinetralisir dengan kesadaran masyarakat bahwa pemilu menjadi momen untuk bersatu. Hal itu, selalu ia ungkapkan ketika memberikan pidato di sejumlah acara.
Wiranto meminta masyarakat tak perlu bertengkar hanya karena perbedaan referensi politik. Yang terpenting adalah memilih pemimpin terbaik berdasarkan pengalaman dan jejak kepemimpinanya.
“Enggak perlu kita bertempur, apalagi berperang. Yang ada itu kita hanya memilih pasangan terbaik, kan sudah ada calonnya, tinggal dipilih mana punya pengalaman dan jejak kepemimpinanya serta kompetensi,” tandas Wiranto. (jpnn)
Tidak sedikit pengusaha memboyong keluarganya ke luar negeri untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Menlu Sugiono Pastikan tidak Ada WNI Jadi Korban Gempa Myanmar
- Bus Rombongan Umrah Kecelakaan di Saudi, 6 WNI Wafat
- Fasilitasi WNI yang Ingin Magang ke Jepang, BNI Gandeng Serbaindo Edutechno
- Akademisi: Sebagian WNI di Suriah Layak Mendapat Kesempatan Kedua
- Bertemu Wiranto, Bamsoet Tegaskan Pentingnya Persatuan dan Kesatuan Bangsa
- Ahli Kepemiluan Usul Ambang Batas Maksimal 50 Persen di Pilpres dan Pilkada