Takut Teror KKB, Puluhan Warga Mengungsi ke Pos TNI

jpnn.com - JAYAPURA - Sebanyak 53 warga Kampung Eronggobak, Distrik Omukia, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, mengungsi ke Pos Eromaga Satgas Mobile Raider 300/BJW (Brajawijaya) karena takut terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Warga yang mengungsi itu rata-rata merupakan perempuan, anak-anak dan orang tua.
"Memang benar warga yang mengungsi Jumat malam (20/10) itu rata-rata perempuan, anak-anak dan orang tua mendatangi pos dan meminta perlindungan," kata Kepala Staf Komando Gabungan Wilayah Pertahanan(Kaskogabwilhan) III Marsma TNI Deni Hasoloan Simanjuntak dalam siaran persnya, Sabtu (21/10) pagi.
Dia mengatakan warga mengungsi karena takut aksi yang dilakukan KKB, mengingat ada yang melihat sosok mencurigakan membawa panah dan senjata tajam.
"Warga mencurigai adanya anggota KKB dari wilayah Kepala Air yang dipimpin Titus Murib berada di sekitar kampung, sehingga malam-malam mereka memilih mengungsi ke Pos TNI," ungkap Simanjuntak.
Dia mengakui dari laporan yang diterima sebelumnya, pada Jumat (20/10), sempat terjadi kontak tembak antara prajurit TNI dari Yonif 300/Bjw dengan KKB di sekitar Erogama. Sempat dilakukan pengejaran hingga satu anggota KKB tewas tertembak di bagian punggung.
Saat ini Satgas Yonif 300/Bjw masih bersiaga dan waspada setelah sebelumnya, Kamis (19/10), KKB dilaporkan menyerang kampung para pekerja pembangunan Puskesmas Omukia hingga seorang pekerja meninggal dan dua lainnya terluka.
"Jenazah dan 22 pekerja pembangunan puskesmas sudah dievakuasi ke Timika sejak Jumat (20/10)," kata Marsma TNI Deni Hasoloan Simanjuntak. (antara/jpnn)
Jangan Lewatkan Video Terbaru:
Puluhan warga yang rata-rata perempuan, anak-anak dan orang tua, mengungsi ke Pos TNI di Eromaga karena takut teror KKB.
Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi
- Kebakaran Menghanguskan 18 Rumah Dinas TNI di Aceh
- 5 Berita Terpopuler: Permintaan Kepala BKN Sangat Serius, Pengangkatan PPPK Bakal Tuntas 2025, Ini Buktinya
- Kerja Sama TNI-Unud Disorot, Kolonel Agung Bilang Begini
- Muncul Gerakan Kontra UU TNI, Nama Presiden Prabowo Disorot Warganet
- Gelar Perkara Kasus Pembunuhan Juwita Dilakukan Tertutup, Ada Apa?
- Buntut Dugaan Pembunuhan Jurnalis di Kalsel, Legislator Minta Evaluasi Pembinaan TNI