Tampang 112 Geng Motor Jakarta Allstar yang Ditangkap Polisi

Para orang tua dari geng motor remaja tersebut dikumpulkan di Polsek Pasar Minggu untuk memberikan kartu keluarga (KK) dan para pelaku menulis surat pernyataan di atas materai.
Dari surat pernyataan tersebut, diharapkan mereka tidak mengulangi perbuatannya sehingga bisa memiliki sikap lebih baik usai dikembalikan kepada orangtuanya.
"Kami membina remaja untuk menjadi generasi bangsa yang baik, orang tua juga harus tahu kemana anaknya pergi, dan pihak RT RW akan memantau agar mereka tidak mengulangi perbuatannya," tutupnya.
Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran menerbitkan Maklumat mengenai kegiatan-kegiatan yang dilarang selama bulan suci Ramadan 1444 H.
Salah satu larangannya yakni sahur di jalanan (sahur on the road/SOTR) hingga bermain petasan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.
Polisi akan memberikan sanksi jika ditemukan pelanggaran. (antara/jpnn)
Polisi menangkap 112 remaja geng motor yang mengatasnamakan Jakarta Allstar karena sudah bikin resah.
Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti
- Waspada Begal Motor Modus Tabrakan, ABS Jadi Korban
- Wartawan Tewas di Kamar Hotel, Polisi Temukan Sejumlah Obat
- Perusahaan Travel Dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas Dugaan Penipuan
- Masa Penahanan Nikita Mirzani Diperpanjang hingga 40 Hari
- Alasan Polisi Perpanjang Penahanan Nikita Mirzani
- Geng Motor Aniaya 3 Remaja, Motor-Hp Korban Dibawa Kabur