Tampang Pemuda Pelaku Perkelahian Massal di Bali, Kapolda Geram

"Bapak Kapolda Bali juga berpesan kepada para terduga pelaku yang telah diamankan agar tidak mengulangi hal-hal yang mengganggu ketertiban dan menimbulkan kegaduhan yang dapat merusak citra pariwisata Bali serta dapat merusak nama baik daerah asal mereka," ucapnya.
Sebelumnya, Jansen menjelaskan bahwa kejadian perkelahian yang sempat viral di media sosial tersebut terjadi karena adanya perselisihan antara pemuda berinisial MK dengan JN lantaran perebutan seorang perempuan.
JN yang tersulut emosi mengajak empat orang temannya melakukan pengeroyokan terhadap MK di depan minimarket di Banjar Denkayu Baleran, Desa Werdi Buana, Mengwi, Badung.
Tidak terima dianiaya, MK memanggil dan mengajak beberapa orang temannya untuk melakukan pembalasan. Perkelahian antara kelompok MK dan JN pun tak bisa dihindarkan, sehingga membuat warga sekitar terganggu dan geram seperti yang terekam dalam video yang diupload di media sosial.
Saat kejadian berlangsung, tiga orang dari terduga pelaku berhasil diamankan oleh warga sekitar dan diserahkan ke Polsek Mengwi dan Polres Badung.
Sedangkan enam orang terduga pelaku lainnya yang sempat kabur akhirnya bisa diamankan setelah polisi melakukan pengejaran.
Hingga kini sembilan orang tersebut masih menjalani pemeriksaan di Satreskrim Polres Badung. (antara/jpnn)
Kapolda Bali memberikan atensi khusus terhadap penanganan kasus perkelahian antara pemuda asal Sumba, NTT, yang terjadi di Mengwi, Badung.
Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti
- Yayasan Sole Family Bali dan Perjuangan Melawan Ketidakberdayaan
- Keamanan Wisata Air di Bali Dipertanyakan Setelah Turis Australia Meninggal
- Lapangan Tenis Belum Diserahterimakan, Sudah Dipakai Turnamen Internasional
- Ekspansi Berlanjut, DAIKIN Resmikan Proshop Showroom ke-4 di Bali
- Gen Z Didorong Melek Finansial melalui Edukasi dan Inovasi Digital
- Asyik Menimbang Sabu-Sabu, 3 Pemuda Diringkus Polisi