Tampil Kekinian, Payung Jope Dilirik Pasar Asia

Beberapa pabrikan payung dari Taiwan, China, dan Srilanka juga sempat mengajak Paulus bekerja sama memproduksi payung.
“Kami kuat di online, reseller kami berjumlah ratusan, sehingga kami bisa menyasar pangsa mancanegara. Jope selalu fokus untuk membuat produk yang lebih bagus dari yang lain,” ucapnya.
Dalam hal bisnis, Johanes tak melulu mengejar keuntungan. Dia juga selalu menghadirkan inovasi baru dalam memudahkan konsumen menggunakan payung.
“Payung terbalik buat mobil ini sedang banyak dicari. Kami selalu hadir dengan inovasi sekaligus menjadi pembeda dengan merek lain, kalau yang lain manual, kami buat yang otomatis,” ungkapnya.
Selain itu, bahan kain yang dipakainya adalah waterproof, sehingga lebih mudah kering. Dari sisi rangka, dia memilih bahan yang anti karat. Untuk kualitas gagangnya, dia selalu menampilkan kesan berkualitas premium nan mewah.
Harga payung yang ditawarkan Johanes pun beragam, dari harga Rp40 ribu–Rp200 ribu. (mg7/jpnn)
Kualitas payung Jope yang kuat dan tahan lama, membuat produk buatan dalam negeri ini dilirik pasar Asia.
Redaktur & Reporter : Djainab Natalia Saroh
- Telkom Lewat IndiBiz Buka Posko Mudik BUMN 2025 di Pelabuhan Ketapang dan Bakauheni
- Trump Terapkan Bea Masuk Tinggi ke Produk RI, Misbakhun Punya Saran untuk Pemerintah & BI
- Ekonom Ungkap Komoditas yang Bakal Terdampak Kebijakan Tarif Trump
- Harga Pangan Sejumlah Komoditas Stagnan Tinggi
- H+3 Arus Balik Lebaran, KAI Daop 4 Semarang Catat ada 94 Ribu Penumpang
- Analis Sebut Kans Ekonomi Indonesia Alami Perkembangan Progresif