Catatan Ketua MPR RI
Tampilkan Politik yang Bermartabat sebagai Pembelajaran Bagi Generasi Muda

Makanya, dengan berbagai cara dan pendekatan, disharmoni itu harus diakhiri, cepat atau lambat.
Disharmoni tersebut tak jarang disulut oleh pilihan dan sikap politik, salah satu alternatif yang sangat layak untuk mereduksi keterbelahan itu adalah mengedepankan politik yang bermartabat.
Secara khusus, politik bermartabat sangat penting untuk dikedepankan di tahun politik sekarang ini, ketika beberapa komunitas dalam masyarakat menjadi begitu sensitif berkait dengan isu atau figur calon presiden.
Sudah barang tentu semangat mengedepankan politik bermartabat itu harus terlebih dahulu ditunjukan para peserta kontestatasi pemilihan pemimpin bersama kekuatan-kekuatan politik yang mendukungnya.
Setiap calon pemimpin hendaknya fokus saja pada pemaparan program, dan tawaran-tawaran solusi atas ragam masalah sosial dan ekonomi yang menjadi keprihatinan masyarakat.
Selalu fokus pada program dan tawaran solusi, calon pemimpin tak hanya berusaha meyakinkan, tetapi juga mencerdaskan calon pemilih.
Lebih dari itu, mengajak masyarakat mencerna dan memahami program akan mempersempit ruang bagi siapa saja menyemburkan ujaran kebencian dan menebar hoaks.
Ujaran kebencian dan hoaks itu menyesatkan pemahaman dan juga merugikan masyarakat.
Pemilu terdahulu masih menyisakan masalah berwujud disharmoni dalam masyarakat dan harus diakhiri dengan menghadirkan politik yang bermartabat
- Waka MPR Dorong Pemda Proaktif Sosialisasikan Persyaratan SPMB 2025 Secara Masif
- Waka MPR Sebut Inisiatif Putra Prabowo Temui Megawati Meneduhkan Dinamika Politik
- Peringati HUT ke-25 BMI, Bung Vino Berkomitmen Rekrut Generasi Muda untuk Besarkan PDIP
- Johan Rosihan PKS: Idulfitri jadi Momentum Membangun Negeri dengan Akhlak
- Waka MPR: Jadikan Momentum Idulfitri untuk Memperkokoh Nilai-Nilai Persatuan Bangsa
- IRT di Inhu Mengaku Dibegal, Saat Diselidiki Polisi, Ternyata