Tangisan Ibunda Almarhum Brigadir J Buat Suasana Persidangan Penuh Haru

"Kami masih diajarkan secara yang mempunyai iman kepada Tuhan, saling mengampuni. Jadi, kami mohon, nak, agar arwah anak kami tenang. Tolong berkata jujur, nak. Jeritan darahnya, tangisannya, biar Tuhan menerima di sisinya," kata Rosti.
Dia lantas berpesan kepada Bharada E agar dapat menyampaikan informasi yang sejujurnya agar dapat menguak perkara pembunuhan berencana terhadap anaknya.
Hal tersebut juga diperlukan untuk memulihkan nama baik Brigadir J.
"Itu anak saya sudah terbunuh habis dan keji, masih selalu difitnah rekayasa."
"Jadi, Bharada E ada di dalamnya, mohon saling berkata jujur, saling mengampuni, jangan ada yang ditutupi," kata Rosti.
Sebelum sidang dimulai, Bharada E tampak bersimpuh kepada Samuel Hutabarat dan Rosti Simanjuntak yang merupakan orang tua dari Brigadir J sebagai bentuk permohonan maaf.
PN Jakarta Selatan hari ini menggelar sidang dengan agenda pemeriksaan 12 saksi terdakwa Bharada E dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J dari pihak korban dan keluarga korban.
Saksi tersebut yakni, Kamarudin Simanjuntak, Samuel Hutabarat, Rosti Simanjuntak, Mahareza Rizky, Yuni Artika Hutabarat.
Tangisan Rosti Boru Simanjuntak, ibunda almarhum Brigadir J membuat suasana persidangan penuh haru.
- Pakar Dukung Ted Sioeng Banding Putusan PN Jaksel & Lapor ke KY
- Jatuhkan Vonis saat Ted Sioeng Terkulai di RS, Majelis Hakim Dinilai Tidak Manusiawi
- Anak Bos Prodia Jalani Sidang Kasus Asusila di PN Jaksel
- PN Jaksel Tunda Sidang Putusan Perkara Ted Sioeng
- PN Jaksel Terima 2 Permohonan Praperadilan Hasto Kristiyanto
- KPK tak Hadir, PN Jaksel Tunda Sidang Praperadilan Hasto Kristiyanto