Tanjunguncang Membara, Terbakar SARA
Jumat, 23 April 2010 – 10:02 WIB
Tanjunguncang Membara, Terbakar SARA
Pantauan Batam Pos di lokasi rusuh, ada 38 unit mobil berbagai merek, termasuk mobil mewah rusak berat. 5 dari 38 mobil itu habis terbakar. Hanya beberapa mobil yang bertuliskan "Indonesia Punya" yang selamat dari aksi pembakaran.Selain mobil, mereka juga merusak kursi dan meja di lobi gedung manajemen dan komputer. Pekerja yang marah membara itu menyulut api ke ruangan HRD setelah memecahkan kaca di lantai dasar. Api dengan cepat menyambar dokumen-dokumen yang menumpuk di meja kerja ruangan tersebut. Satpam perusahaan itu tak kuasa menahan emosi pekerja.
Beberapa pekerja di bagian manajemen, berhamburan keluar setelah melihat asap tebal dari lantai dasar. Sementara, pekerja asing, khususnya India yang takut dihakimi, memilih sembunyi di gedung manajemen dan gedung owner, serta beberapa ruangan lainnya di lantai dua dan tiga yang dinilai aman.
Beberapa diantara mereka panik dan nekat loncat dari lantai dua dan tiga. Bahkan seorang pekerja asing berdarah India ada yang patah kaki setelah terpeleset saat mencoba kabur dari lantai tiga.
Sekitar 30 menit bara di perusahaan milik pemodal asal Uni Emirate Arab itu meletus, satu kompi Brimob Polda Kepri tiba di lokasi bersama satu pleton anggota Samapta Poltabes Barelang dan Polda Kepri. Kemudian disusul dua pleton TNI AD dari Yonif 134 Tuah Sakti dan tiga unit mobil pemadam kebakaran. Brimob yang datang langsung menghalau karyawan keluar kawasan Drydock dan mengamankan karyawan asing, khususnya yang berdarah India. Sementara petugas pemadaman internal (bagian safety) Drydock berusaha memadamkan api di lantai dasar gedung manajemen.
Sekitar satu jam kemudian, karyawan bersedia mundur dan keluar dari area Drydock. Namun, mereka masih terus meneriakkan agar orang-orang India keluar dari persembunyian mereka. "Keluar kau India," teriak ribuan pekerja.
BATAM - PT Drydock World Graha, Tanjunguncang, Batam, rusuh. Sembilan orang pekerja perusahaan galangan kapal itu luka parah. Dua orang Indonesia,
BERITA TERKAIT
- Tutup TPS Ilegal, Agung Nugroho Instruksikan Tanam Pohon
- Asyik Berkemah di Karanganyar, Wisatawan Tewas Tertimpa Pohon
- PSI DKI Kritik Pramono, Jangan Undang Warga dari Luar Kota Setelah Lebaran
- Ribuan Wisatawan Tercatat Kunjungi Malioboro saat Libur Lebaran
- Arus Mudik & Balik Lebaran 2025, Jumlah Penumpang Bandara SMB II Palembang Meningkat 4,2 Persen
- Pemudik Mulai Kembali ke Bandung, Begini Kondisi Arus Balik di Jalur Nagreg