Tanpa Perlindungan Pemerintah, Pegawai Industri Baja Terancam Kena PHK Massal

Untuk itu, pemerintah harus mengefektifkan produksi dan menekan laju PHK.
“Jangan sampai di saat sulit karena pandemi, kemudian ditambah PHK yang masif karena baja impor. Kalau itu terjadi, wah makin remuk ekonomi kita,” serunya.
Sebelumnya, ekonom senior Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Enny Sri Hartati juga meminta pemerintah mengambil sikap tegas untuk menghentikan banyaknya produk murah tersebut.
Menurut Enny, jika banjir baja impor tidak dihentikan, maka industri baja nasional tidak berkembang dan bahkan terancam bangkrut.
Mereka, pasti kalah bersaing karena baja impor sangat murah.
Terkait perlindungan tersebut, jelas Enny, Pemerintah perlu memberlakukan Trade Remidies bagi industri baja dalam negeri, seperti Anti Dumping dan Safeguard. Terlebih beberapa Negara, seperti Malaysia dan Vietnam juga sudah memberlakukan kebijakan tersebut.(chi/jpnn)
Membanjirnya baja impor murah, terutama asal China mengancam gulung tikarnya industri baja nasional.
Redaktur & Reporter : Yessy
- Pesan Khofifah ke Alim Markus: Sebisa Mungkin Tidak Ada PHK
- Kaya Susah
- 5 Berita Terpopuler: SE untuk Non-ASN Terbit, Ratusan Honorer Kena PHK, tetapi Ada yang Segera Diangkat PPPK
- Ratusan Honorer Terkena PHK saat Lebaran, Semoga Tidak Murung Berkepanjangan
- BEEF Operasi Pasar, Harga Daging Kerbau Beku Dijual Rp 75 Ribu
- Wamenperin: Tidak akan Ada PHK di Sektor yang Berhubungan dengan Pertanian