Tantang Penyidik Tetapkan Kepala DPU Kapuas jadi Tersangka

"Jadi, itu bukan inisiatif klien kami, tapi inisiatif dari pimpinan. Dan itu ditindaklanjuti oleh klien kami,"katanya.
Ternyata, beberapa waktu berselang, Kepala DPU menyampaikan kalau Kabid Cipta Karya dan Kabid Pengairan tidak mampu mencari dana tersebut dan dibebankan ke Imanuah. Pak Imanuah pun mencoba menghubungi rekanan lain untuk membantu mencari dana yang dibebankan pimpinan.
"Setelah itu, klien kami berjanjian dengan Sugi dan mencoba mempertemukannya untuk menyerahkan langsung uang tersebut," lanjutnya.
Dikarenakan rekanan tersebut terburu-buru, Imanuah dititipi uang tersebut. Tak lama, Mahmud datang bersama ajudan. Karena saat itu sopir Mahmud tak bereaksi, Imanuah pun memindahkan uang Rp 2,2 miliar ke mobil ketua.
"Jadi, klien kami hanya mengikuti apa yang diperintahkan oleh pimpinan. Jadi, pihak penyidik harus menindaklanjuti lebih dalam keterlibatan Kadis PU. Dan mencari tahu aktor intelektualnya siapa," tegasnya.
Sementara, pemeriksaan masih intens dilakukan oleh penyidik tipikor Ditreskrimsus Polda Kalteng. Salah satunya, Zainal Makmur yang masih menjalani pemeriksaan tambahan sebagai tersangka pada kemarin.
"Pemeriksaan terhadap saksi masih dilakukan. Semua masih dalam proses penyelidikan. Siapa saja yang terlibat akan disidik," kata Wadir Reskrimum AKBP Victor T Sihombing.(ram/jpnn)
PALANGKA RAYA - Nama Free Vyou yang sekarang menjabat Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Kapuas disebut-sebut terlibat dalam kasus suap
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Gunung Ibu Erupsi, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 400 Meter
- Geger Mayat Tanpa Identitas di Lampung Selatan, Ini Ciri-cirinya
- Kirab Mahkota Binokasih Warnai Hari Jadi ke-543 Kabupaten Bogor
- Dilaporkan ke Polda Jateng, Bambang Wuragil Dituduh Telantarkan Anak
- Festival Budaya di Rumah Singgah Tuan Kadi, Harmoni Melayu & Seruan Peduli Lingkungan
- Pendaki Gunung Ranai Dievakuasi Setelah Terpeleset dan Mengalami Cedera Kaki