Target di Pileg Meleset, PDIP Belum Perlu Evaluasi Pencapresan Jokowi

jpnn.com - JAKARTA - Dampak keputusan PDI Perjuangan mengusung Joko Widodo sebagai calon presiden atau yang dikenal dengan Jokowi effect ternyata tidak sedahsyat perkiraan sebelumnya. Meski demikian, PDIP tak akan buru-buru mengevaluasai keputusan Megawati memberi mandat ke Jokowi untuk maju sebagai capres.
Menurut Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PDIP, Puan Maharani, pihaknya sejauh ini baru mengantongi hasil hitung cepat (quick count). Karenanya, PDIP akan menunggu terlebih dulu perhitungan resmi versi KPU.
“Berapa total suara yang kami dapatkan, akan kami evaluasi. Apakah kemudian ada efek pencapresan Jokowi atau tidak, tetap ami amati,” kata Puan dalam jumpa pers di kediaman Megawati di Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (9/4) petang.
Puan menegaskan, pihaknya tak mau saling menyalahkan dengan hasil perolehan suara PDIP yang di bawah target. Awalnya PDIP memasang target 27 persen suara nasional. Sementara dari hitung cepat, PDIP hanya meraih angka di bawah 20 persen.
“Kami ucapkan terima kasih yang sudah berjuang untuk PDIP dalam memberikan dukungannya. Kami tidak saling menyalahkan, tetapi yang kita dapatkan saat ini adalah hasil dari kerja keras kita semua,” pungkasnya.(ara/jpnn)
JAKARTA - Dampak keputusan PDI Perjuangan mengusung Joko Widodo sebagai calon presiden atau yang dikenal dengan Jokowi effect ternyata tidak sedahsyat
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Jangan Tolak PPPK Paruh Waktu, Gaji dan Tunjangan Hampir Setara, Ada THR
- Ini Respons Prabowo soal Kasus Pertalite Dioplos Jadi Pertamax
- Peluncuran Bank Emas, Prabowo Berterima Kasih kepada Jokowi
- KPK Periksa Dirut PT Alfriz Auliatama Terkait Kasus Korupsi Pengadaan Rumah Jabatan DPR
- Wagub Taj Yasin Pengin Masyarakat Memanfaatkan Program Cek Kesehatan Gratis
- Ketua HIPMI Jaya Dorong Pemerintah Libatkan UMKM dalam Program Danantara dan RUU Minerba