Tas Ditarik Penjambret, Pasutri Tersungkur ke Aspal, Begini Jadinya...

“Saya lagi bawa motor, yang tahu itu istri saya,” katanya yang saat itu sedang terbaring didampingi sanak keluarganya.
Seingat Sulayman yang juga guru di SMP Bruder Pontianak itu, sempat terjadi tarik-tarikan tas yang dibawa istrinya dengan dua pria menggunakan sepeda motor. Sehingga dia terjatuh dan tertimpa motornya sendiri. Mungkin itu yang menyebabkan kakinya luka.
“Saya waktu jatuh itu, kaki tidak bisa bergerak, saya kira patah,” ujarnya.
Ketika ramai warga yang menghampiri untuk memberikan pertolongan, Sulayman memberikan saran agar kakinya jangan diangkat terlebih dahulu.
Beruntung saat itu, kata dia ada seseorang warga yang mempunyai inisiatif memberikan pertolongan dengan cara membungkus kakinya menggunakan kardus, kemudian diikat lalu membawa mereka ke rumah sakit.
“Saya ucapkan terima kasih kepada warga yang memberikan bantuan kepada kami berdua,” ucap Sulayman. (lid)
Pasangan suami istri (Pasutri) Sulayman, 52, dan Hasti Landari, 47, menjadi korban keganasan penjahat di Jalan Pattimura depan pusat oleh-oleh PSP
Redaktur & Reporter : Budi
- Dikejar Korbannya, Jambret Tabrak Angkot, Apes
- Dukung Keberagaman Budaya, Dairy Champ Hadirkan Atraksi Naga 40 Meter di Cap Go Meh
- Imlek Fitri
- KY Diminta Bantu Kejaksaan Lawan Mafia Peradilan di Kasus Pencurian Emas
- Pulang Sekolah, Bocah PAUD Jadi Korban Penjambretan di Gang Andir
- Hendak Beli Nasi, IRT di Palembang Dijambret