Taufik Hidayat dan Verawaty Fajrin Kritik PBSI
Senin, 25 Desember 2017 – 11:08 WIB

Anthony Sinisuka Ginting (kanan) dan Jonatan Christie. Foto: Badminton Indonesia
Korea Open Juara (Anthony Sinisuka Ginting) dan runner-up (Jonatan Christie)
Macau Open Runner-up (Ihsan maulana Mustofa) -
Prestasi Tunggal Putri
Turnamen
Syed Modi Champ Runner-up (Gregoria Mariska Tunjung)
Sumber: PP PBSI dan BWF
Taufik Hidayat dan Verawaty Fajrin menllai PP PBSI harus punya keberanian melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sektor tunggal.
Redaktur & Reporter : Adek
BERITA TERKAIT
- Paceklik Gelar di Awal 2025, PBSI Perketat Seleksi Pemain Pelatnas Cipayung
- Aturan Promosi & Degradasi Diubah, Deretan Pemain Ini Berpotensi Terdepak dari Pelatnas Cipayung
- BWF World Tour: Rapor Merah Bulu Tangkis Indonesia, 7 Turnamen 1 Trofi
- Indonesia Gagal di All England 2025, Ini Kata PBSI
- Anthony Ginting Absen dari All England 2025
- Rehan/Gloria Belum Puas Finis Sebagai Runner up di German Open 2025