Teddy Sambo
Oleh: Dahlan Iskan
Selasa, 07 Maret 2023 – 07:07 WIB
.jpeg)
Dahlan Iskan (Disway). Foto: Ricardo/JPNN.com
Dari Sambo melahirkan perubahan besar: tidak ada lagi lembaga nonstruktural.
Dari Teddy Minahasa kita bisa tahu bahwa sabu-sabu bisa diganti tawas. Polri juga mempraktikkan penjebakan dalam menangkap tersangka.
Kita juga tahu bahwa perjuangan untuk naik pangkat dan jabatan ternyata begitu berisikonya.
Demikian juga beda antara pedagang sabu-sabu dan informan sabu-sabu ternyata begitu tipisnya.
Seperti peran yang dimainkan Linda, alias Anita Cepu.
Demikian juga sabu-sabu sebagai benda yang harus dilenyapkan dan sabu-sabu sebagai sumber bonus dan biaya operasional begitu berimpitan.
Yang masyarakat merasakan langsung perubahan di Polri itu adalah di jalan raya: tidak ada lagi tilang. (*)
Dahlan Iskan menulis pengakuan orang dalam soal kondisi terkini di Polri setelah kasus Teddy Minahasa dan Ferdy Sambo. Konon beginilah situasinya.
Redaktur : M. Fathra Nazrul Islam
Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Polisi Cari Warga Hilang di Kawasan Sungai Muar Mukomuko
- Pria Dikeroyok dan Ditusuk Saat Berada di Dermaga Dishub Sungsang, Polisi Tangkap 1 Pelaku
- Labuhan Jambu
- Bentrok Antarwarga di Maluku, Gubernur dan 2 Jenderal Turun Tangan
- Polres Tanjung Priok Intensifkan Patroli Selama Libur Lebaran
- Arus Balik Lebaran Meningkat, Tol Semarang-Batang Terapkan Contraflow