Tegang! Tentara Rusia Bawa 2 Granat, Warga Ukraina Malah Mendekat

Wali Kota Semenikhin tak mau mengambil keputusan sendiri.
Di tengah kota, Semenikhin berdiri dan bertanya kepada penduduknya setelah perwakilan tentara Rusia itu bergabung kembali dengan pasukan.
"Pilihan mana yang kalian inginkan," kata Semenikhin.
"Tentu saja melawan," lantang terdengar penduduknya menjawab.
Pasukan Rusia mengepung kota-kota besar di Ukraina seperti Chernihiv, Mariupol, Kiev dan Kharkiv. Namun, hingga Kamis pagi belum satu pun kota itu yang menyerah.
"Mereka telah memberi ultimatum. Jika kota ini melawan, mereka akan menghancurkan dengan artileri. Anda mengatakan ya untuk melawan. Untuk berjuang?" kata Semenikhin bertanya kepada warganya.
Kerumunan warga terdengar menjawab pertanyaan Semenikhin. "Berjuang!". (dm/jpnn)
Suasana tegang, warga bukannya menghindar melihat tentara Rusia dengan 2 granat itu, malah mengerumuni.
Redaktur & Reporter : Adek
- Volodymyr Zelenskyy Menyesali Pertengkaran dengan Donald Trump
- Kaya Gila
- Donald Trump Pundung, Amerika Setop Bantuan Militer untuk Ukraina
- Berdebat Sengit dengan Trump, Zelenskyy Tinggalkan Gedung Putih Lebih Awal
- Presiden AS dan PM Inggris Bertemu Untuk Akhiri Perang Ukraina
- Polisi Kejar 8 Perampok WN Ukraina di Bali, Kerugian Capai Rp3,4 M