Tekan Spekulan, Posisi Bulog Harus Diperkuat
Minggu, 22 Juli 2012 – 19:49 WIB
Menurutnya, dengan adanya keputusan politik dari Pemerintah dan DPR maka Bulog akan dipercaya untuk menjadi ketahanan pangan. Dengan begitu, stock pangan yang cukup dan dikuasai oleh negara sudah pasti akan mengerem permainan para spekulan, dan harapan rakyat akan ketersediaan pangan dengan harga yang stabil bisa diwujudkan. "Semua ini sangat terkait dengan isi RUU Pangan yang dalam waktu dekat akan diselesaikan DPR dan Pemerintah," ucapnya.
Herman menjelaskan dengan mengembalikan fungsi Bulog, kenaikan harga jelang hari raya seperti idul fitri dan idul adha bisa dikontrol. Sebab kata dia, permainan spekulan dalam memainkan harga sembako bisa ditekan.
"Fenomena kenaikan harga-harga selalu terjadi pada setiap menjelang hari-hari besar keagamaan dan atau pada hari biasa jika supply lebih rendah daripada demand. Ini adalah lampu kuning bahwa pemerintah harus turun tangan menangani stabilisasi harga-harga, karena indonesia bukan negara liberalis kapitalis, tetapi ekonomi indonesia di dasarkan pada ekonomi pancasila, dimana negara memiliki kewajiban untuk menjamin stabilisasi harga-harga, utamanya harga sembako," ucapnya. (awa/jpnn)
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi IV DPR, Herman Khaeron mengatakan Badan Urusan Logistik (Bulog) harus dikembalikan fungsinya sebagai sebuah lembaga
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Buka 2 Kantor Cabang Prioritas, Bank Sinarmas Targetkan Kenaikan Nasabah Capai 40 Persen
- Indonesia-Singapura Lanjutkan Kerja Sama untuk Investasi hingga Tenaga Kerja
- BSN Dongkrak Daya Saing Produk Indonesia di Tingkat Global
- Menko Airlangga Ungkap Upaya Pemerintah Jaga Ekonomi Nasional di Tengah Kondisi Global
- Rayakan 15 Tahun Perjalanan Penuh Inovasi, BUKA Umumkan Penajaman Fokus Bisnis
- Arsjad Rasjid tak Lagi Pimpin Kadin, Sikapnya Dipuji