Teknologi 5G, Bawa Pengalaman Berkendara dengan Kemampuan Indra Keenam
Rabu, 20 Februari 2019 – 11:15 WIB

Seat kembangkan teknologi 5G yang terkoneksi di mobil. Foto: Seat
Salah satu karakteristik teknologi 5G adalah latensi rendah, atau waktu yang dibutuhkan jaringan untuk merespons perintah sangat cepat.
Baca Juga:
Manusia, misalnya, merespons sentuhan, penglihatan, atau penciuman dalam waktu sekitar 150 milidetik. “Dengan konektivitas 5G, waktu reaksi mulai dari saat mobil mendeteksi hambatan hingga dikomunikasikan akan menjadi sekitar 5 milidetik saja,” tegas Marco.
Namun, yang menjadi catatan dari pengembangan teknologi 5G di mobil ini ialah kesiapan infrastruktur. Selama infrastruktur kota atau jalan tidak mendukung dengan beberapa perangkat utama, meliputi kamera, sensor dan suar maka semuanya akan sia-sia. (mg8/jpnn)
Pernah terpikir bagaimana kemampuan indra keenam dimanfaatkan saat berkendara untuk menekan angka kecelakaan? Teknologi jaringan generasi ke-5 atau 5G mungkin bisa menjawabnya.
Redaktur & Reporter : Rasyid Ridha
BERITA TERKAIT
- Volkswagen Gandeng CATL Mengembangkan Baterai EV dengan Harga Kompetitif
- Volkswagen Tengah Menyiapkan Mobil Listrik Entry Level dengan Harga Rp 300 Jutaan
- Volkswagen Bakal Hadirkan Model PHEV
- SAIC dan Volkswagen Bersiap Merilis 3 Mobil Listrik Baru
- Begini Cara Ericsson Dorong Transformasi Digital di Sektor Industri Manufaktur
- Volkswagen dan SAIC Mempererat Kemitraan Hingga 2040