Teknologi Drone Digunakan untuk Menyalurkan Bantuan kepada Pasien COVID-19 di Makassar

Sekelompok penggemar drone di Makassar, Sulawesi Selatan menggunakan keterampilan mereka dalam mengoperasikan drone untuk membantu pasien COVID-19 yang sedang menjalani isolasi di rumah.
Tim 'Makassar Recover Drone Medic' mengirimkan makanan dan obat-obatan setidaknya lima kali sehari kepada pasien COVID-19, sejak awal Juli lalu.
Salah satu warga yang merasakan manfaat ini adalah Hartati, yang bersama keluarganya sedang menjalani isolasi mandiri setelah dinyatakan tertular COVID-19 pada pertengahan Agustus kemarin.
Ia tinggal di sebuah kawasan yang 80 persen warganya sedang sakit karena virus corona, sesuai data Satuan Tugas COVID-19 Makassar.
Muhammad Dasysyara Dahyar, penggagas inisiatif tersebut mengatakan mereka bekerja sama dengan Satuan Tugas COVID-19 setempat.
Saat angka penularan sedang memuncak pada Juli lalu mereka bisa mengirimkan makanan dan obat-obatan sampai 25 kali dalam sehari.
Walikota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomato, mengatakan mereka berencana untuk memperluas jangkauan pengiriman menggunakan drone ke beberapa pulau kecil sekitarnya, termasuk bagi 800 warga yang sedang mengisolasi di sebuah kapal di pesisir kota.
"Jangkauan [setiap] drone adalah sekitar tujuh kilometer, jadi sangat mungkin untuk mencapai pulau-pulau," ujarnya kepada kantor berita Reuters.
Sejumlah drone sibuk mengirimkan bantuan kepada warga yang sedang isolasi mandiri di kota Makassar
- Paus Fransiskus, Pemimpin Gereja Katolik yang Reformis, Meninggal Dunia pada Usia 88 tahun
- Dunia Hari Ini: PM Australia Sebut Rencana Militer Rusia di Indonesia sebagai 'Propaganda'
- Sulitnya Beli Rumah Bagi Anak Muda Jadi Salah Satu Topik di Pemilu Australia
- Rusia Menanggapi Klaim Upayanya Mengakses Pangkalan Militer di Indonesia
- Dunia Hari Ini: Siap Hadapi Perang, Warga Eropa Diminta Sisihkan Bekal untuk 72 Jam
- Rusia Mengincar Pangkalan Udara di Indonesia, Begini Reaksi Australia