Telepon Disambung, Perbatasan Ditutup
Sabtu, 21 Maret 2009 – 10:33 WIB

Foto: REUTERS
Selama ini, saluran komunikasi tersebut menjadi sarana paling esensial bagi kedua Korea dalam aktivitas sehari-hari. Mulai aktivitas perdagangan dan perindustrian sampai komunikasi politik. Sebab, sejak berakhirnya Perang Korea pada 1953, Korut dan Korsel masih terus saling bersitegang. Komunikasi antardua negara bertetangga itu juga tidak pernah lancar dan cenderung tidak sehat. (hep/ami)
Baca Juga:
SEOUL - Korea Utara (Korut) memang tidak bisa ditebak. Kemarin (20/3), untuk yang ketiga, negeri komunis itu kembali menutup perbatasan dengan Korea
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Gempa Myanmar, Korban Meninggal Dunia Mencapai 3.301 Orang
- Tornado Menyapu Amerika, 55 Juta Jiwa Terancam
- Trump Berulah, Macron Desak Perusahaan Prancis Setop Berinvestasi di Amerika
- Kanselir Jerman Sebut Donald Trump Merusak Tatanan Niaga Global
- Lebih dari 3.000 Orang Tewas Akibat Gempa Myanmar
- Update Gempa Myanmar: Korban Meninggal Dunia Mencapai 2.800 Orang