Tembus 16 Besar Japan Open 2022, Apriyani/Fadia Keluhkan Ini

"Saya masih belum terbiasa dengan shuttlecock di sini, agak sedikit aneh pergerakannya jadi sulit dikontrol. Namun, kami berusaha menikmatinya karena lawan pasti merasakan hal yang sama," tambah eks partner Greysia Polii itu,
Hal senada diungkap Fadia. Dia merasa shuttlecock lumayan berat sehingga berpengaruh terhadap pola permainan.
"Di awal, kami masih beradaptasi dengan kondisi lapangan dan pola permainan," tutur Fadia.
"Shuttlecock di Japan Open 2022 cukup berat meski tidak seberat di Kejuaraan Dunia 2022. Lapangan juga berangin," imbuhnya.
Kemenangan atas wakil Kanada mengantar Apriyani/Fadia melangkah ke 16 besar Japan Open 2022.
Mereka akan menantang pemenang laga Liu Xuanxuan/Xia Yuthing (China) vs Anna Cheong/Teoh Mei Xing (Malaysia).(mcr15/jpnn)
Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti meluapkan unek-uneknya seusai lolos ke 16 besar Japan Open 2022.
Redaktur & Reporter : Dhiya Muhammad El-Labib
- Ujian Berat Menanti Apriyani/Fadia di Perempat Final Orleans Masters 2025
- Tembus Perempat Final Orleans Masters 2025, Apriyani/Fadia Perlahan Konsisten
- Orleans Masters 2025 Jadi Ajang Comeback Apriyani/Fadia Setelah Absen Panjang
- Tim Beregu Campuran Indonesia Coba Beradaptasi dengan Arena Pertandingan BAMTC 2025
- Dari Kejurnas ke Qingdao, Perjalanan Rinov dan Fadia Jadi Kapten Indonesia
- Thailand Masters 2025: Kado Perpisahan Manis Lanny/Fadia