Temuan Ikan Kaleng Bercacing Meninggalkan Trauma
Selasa, 03 April 2018 – 14:58 WIB

Tim gabungan Dinkes Kota Batam, Puskesmas Seilangkai, Sat Pol PP, Kelurahan Tembesi, TNI dan Kepolisian merazia ikan kaleng bercacing di Top 100 Tembesi, Sagulung, Sabtu (31/3). F. Dalil Harahap/Batam Pos/jpg
“Ya trauma, kami suka makan ikan kalengan. Ikan kaleng kalau mau mudah dan cepat. Kalau begini, saya jadi tidak mau beli,” ujarnya. (eru/*/naa/lim)
Hasil temuan 27 merek ikan makerel dalam kemasan mengandung cacing oleh BPOM, ternyata masih meninggalkan trauma di tengah masyarakat.
Redaktur & Reporter : Rasyid Ridha
BERITA TERKAIT
- Komitmen BPOM Soal Pengawasan Produk Kosmetik yang Beredar di Masyarakat
- BPOM Bantah Isu di Medsos soal Produk Ratansha Gunakan Merkuri
- BPOM Temukan Boraks dalam Kerupuk Gendar saat Inspeksi Takjil di Semarang
- Pakar Sebut Informasi Air Galon Sebabkan Kemandulan Pembodohan Publik
- KKI Temukan 40% Galon Guna Ulang Sudah Berusia di Atas 2 Tahun, Ini Bahayanya
- KKI: 75% Distribusi Galon Guna Ulang Tidak Penuhi Standar Keamanan