Tentara AS Menyusup, Fadli Zon: Evaluasi Visa On Arrival
Senin, 09 Oktober 2017 – 15:33 WIB

Fadli Zon. Foto: dok/JPNN.com
Evaluasi kebijakan visa on arrival itu harus terus dilakukan.
"Karena menurut saya kebijakan bebas visa itu membuat orang dengan mudah untuk masuk dengan tujuan-tujuan yang belum tentu sebagai wisatawan,” ujar wakil ketua umum Partai Gerindra ini.
Menurut dia, celah kebijakan visa on arrival bisa saja dimanfaatkan untuk kegiatan penyalahgunaan narkotika maupun terorisme.
Karena itu, anak buah Prabowo Subianto di Partai Gerindra ini menegaskan, sudah seharusnya kebijakan visa on arrival dihentikan.
“Jadi, saya kira hentikanlah bebas visa itu,” tegasnya. (boy/jpnn)
Dua tentara AS menyusup ke Indonesia dengan visa on arrival
Redaktur & Reporter : Boy
BERITA TERKAIT
- Jadi Ketua Dewan Pembina PARFI '56, Fadli Zon Sampaikan Komitmen untuk Industri Film
- Di Hong Kong, Fadli Zon Banggakan Film Nasional kian Mengglobal
- Hong Kong International FILMART 2025, Fadli Zon: Saatnya Indonesia Jadi Pemain Utama
- Hari Musik Nasional 2025, Vinyl Indonesia Raya dari 8 Versi Diluncurkan
- Berdialog dengan Fadli Zon, Putu Rudana: Seni Budaya Harus Jadi Mercusuar Bernegara
- Sesal Kabur