Terbukti, Amerika Selalu Terdepan dalam Membela Muslim Uighur

jpnn.com, WASHINGTON - Senat Amerika Serikat pada Kamis (14/5) menyetujui legislasi yang akan memaksa Presiden Donald Trump merespons lebih keras persekusi terhadap muslim Uighur oleh pemerintah Tiongkok.
Keputusan ini makin membuktikan bahwa Negeri Paman Sam masih yang terdepan dalam membela hak-hak muslim Uighur di Xinjiang.
Legislasi yang didukung senator dari Partai Republik dan Demokrat itu mengatur tentang sanksi yang harus dijatuhkan pemerintah AS terhadap para pelaku persekusi.
PBB memperkirakan, dalam beberapa tahun terakhir, lebih dari satu juta muslim Uighur disekap di kamp-kamp yang didirikan pemerintah Tiongkok.
Tiongkok selama ini membantah adanya persekusi atau pelanggaran HAM lainnya terhadap muslim Uighur.
Beijing mengklaim bahwa kamp-kamp yang tersebar di Xinjiang itu sebagai sekolah vokasi dan pusat deradikalisasi. (reuters/dil/jpnn)
Senat Amerika Serikat menyetujui legislasi yang akan memaksa Presiden Donald Trump merespons lebih keras persekusi terhadap muslim Uighur oleh pemerintah Tiongkok.
Redaktur & Reporter : Adil
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Kanselir Jerman Sebut Donald Trump Merusak Tatanan Niaga Global
- Marwan Minta Pemerintah Antisipasi Dampak Tarif Impor Baru yang Diumumkan Trump
- Amerika Bakal Persulit Pemohon Visa yang Suka Menghina Israel di Medsos
- Kaya Susah
- Donald Trump Makin Berniat Mencaplok Greenland