Terbukti Kampanye Hitam Langsung Diusulkan Dicoret

jpnn.com - BENGKULU - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) bisa langsung mengusulkan pencoretan pasangan calon (paslon) kepala daerah-wakil kepala daerah yang terbukti melakukan black campaign (kampanye hitam).
Diskualifikasi itu juga tak mesti menunggu perkara hukumnya final.
‘’Ada barang bukti dan saksinya, langsung kami coret calon bersangkutan,’’ kata Ketua Bawaslu Provinsi Bengkulu, Parsadaan Harahap, SP, M.Si, kemarin.
Dasar hukum pencoretan pasangan calon (paslon) kepala daerah itu sudah termaktub dalam revisi Undang-Undang (UU) Pilkada yang disusun DPR RI.
‘’Teknisnya, pencoretan calon yang terlibat kecurangan dalam Pilkada akan digolongkan ke dalam pelanggaran administrasi,’’ terang Parsadaan.
Parsadaan meminta peserta Pilbup Bengkulu Tengah (Benteng) 2017 tidak melakukan praktek politik uang maupun kampanye hitam.
Bawaslu juga akan mengeluarkan edaran yang intinya meminta Panwaslu Benteng benar-benar mengawasi segala bentuk pelanggaran pemilu.
“Dengan kewenangan yang lebih luas bagi kami pengawas pemilu, saya harap tidak ada calon yang berani berpikir untuk berbuat curang,’’ ujar Parsadaan.
BENGKULU - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) bisa langsung mengusulkan pencoretan pasangan calon (paslon) kepala daerah-wakil kepala daerah yang terbukti
- Inilah Daftar Kebijakan Prorakyat Presiden Prabowo, Sikap F-PKS Jelas
- Begini Instruksi Megawati untuk Kepala Daerah PDIP yang Ikut Retret
- Kepala Daerah dari PDIP Tak Ikut Retret Dianggap Petugas Partai
- Megawati Keluarkan Instruksi Lagi, Khusus untuk Kepala Daerah yang Belum Ikut Retret
- Serap Aspirasi Warga, Alia Laksono Hadiri Musrenbang Kecamatan Duren Sawit
- PDIP Tegaskan Instruksi Megawati Terkait Retret Kepala Daerah