Terbukti, Sektor Pertanian dan Perkebunan Tetap Bertahan di Tengah Pandemi COVID-19
Senin, 10 Agustus 2020 – 23:58 WIB

Wakil Gubernur Steven Kandouw saat memanen bawang merah dan kacang di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Foto: Antara
jpnn.com, MANADO - Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven Kandouw mengajak masyarakat setempat memanfaatkan lahan tidur menjadi produktif menopang ketahanan pangan di saat pandemi COVID-19.
Saat kunjungan kerja ke kabupaten tersebut, politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu mendorong gerakan ‘Mari Jo Bakobong’ (mari berkebun) melalui penanaman bawang merah dan panen kacang merah serta menyalurkan bansos kepada masyarakat terdampak COVID-19.
“Saya atas nama bapak Gubernur Olly Dondokambey mengimbau seluruh petani tetap bakobong (berkebun) dan tetap batanang (menanam). Pekerjaan ini sangat mulia sehingga pak Gubernur memberikan perlindungan melalui asuransi petani. Ini merupakan upaya, ikhtiar untuk melindungi petani,” katanya.
Pemprov Sulut, lanjut dia, selain mengajak warga untuk tetap menanam juga terus menyalurkan bantuan kepada para petani.
“Hingga kini sudah ratusan miliar bantuan dosalurkan kepada petani di daerah ini. Bapak Gubernur tidak pernah membeda-bedakan, selalu objektif dalam memberikan bantuan. Saya berharap petani memanfaatkan secara benar bantuan yang diberikan karena tidak semua petani mendapatkan bantuan seperti ini,” ungkapnya.
Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Sulut, Novly Wowiling, mengatakan program 'Marijo Ba Kobong' merupakan program penting di tengah pandemi COVID-19.
“Program ini membawa spirit dan pesan moril agar Sulut mantap dalam hal ketahanan pangan,” katanya.
Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven Kandouw mengajak masyarakat setempat memanfaatkan lahan tidur menjadi produktif menopang ketahanan pangan di saat pandemi COVID-19.
BERITA TERKAIT
- BPPSDMP Kementan Buka Pendaftaran Young Ambassador Agriculture 2025
- DPR Tuntut Ketegasan Pemerintah soal Kebun Milik Perusahaan di Kawasan Hutan
- Dukung Kemajuan Sektor Pertanian, Kementan Kaji Ulang SKKNI Bidang Alsintan
- Perkebunan jadi Tantangan & Peluang Penyuluh Pertanian Mewujudkan Swasembada Pangan
- Kejar Target Swasembada Pangan, Kementan Gelar Pelatihan Bagi 4.000 Insan Pertanian
- AHF Indonesia Dorong Peran Asia dalam WHO Pandemic Agreement