Terdegradasi 757 Kepri Jaya tak akan Bubar

"Liga 3 musim depan berbeda dengan Liga 3 sekarang, dimana Liga 3 saat ini masih berformat Liga Nusantara dan Asosiasi Provinsi PSSI sebagai pihak penyelenggara. Jadi Liga 3 musim 2018 nanti, klub-klub yang bertanding harus sudah profesional," ungkap Ichsan.
Pihak manajemen 757 Kepri Jaya juga mengakui, masih banyak kekurangan dan masalah yang harus diperbaiki secepatnya sebelum Liga 3 musim 2018 bergulir.
"Pengalaman setahun ini bakal kita jadikan evaluasi untuk membuat skuat yang lebih baik," ujar Ichsan.
Sementara itu, kontrak seluruh pemain, ofisial, pelatih dan pengurus 757 Kepri Jaya musim ini sudah habis pasca pertandingan terakhir melawan PSBL Langsa, Sabtu (9/9) kemarin.
"Kita akan cari dan kontrak pemain baru lagi di musim depan sesuai kebutuhan tim. Tapi yang pertama, kita harus cari pelatih baru yang berkualitas terlebih dahulu sebelum mengontrak pemain," ungkap Ichsan.
Wakil kapten 757 Kepri Jaya, Aditia Putra Dewa membenarkan perihal berakhirnya kontrak tersebut.
"Kontrak saya disini sudah habis," imbuhnya.
Dia pun mengucapkan terima kasih kepada manajemen, pengurus 757 Kepri Jaya dan masyarakat Kepri atas dukungannya selama ini.
Klub sepakbola profesional pertama di Kepri, 757 Kepri Jaya harus menerima kenyataan pahit terdegradasi ke Liga 3 musim depan.
- Boaz Solossa Juru Selamat, Persipura Bertahan di Liga 2, Persibo Turun Kasta
- Gol Roken 'Roket' Tampubolon Bawa PSIM Unggul 2-1 atas Bhayangkara FC
- PSIM vs Bhayangkara FC 2-1, Laskar Mataram Juara Liga 2 2024/2025
- Ini 3 Tim Liga 2 yang Promosi ke Liga 1 Musim Depan, Siapa Bakal Degradasi?
- Ahlan wa Sahlan Persijap Jepara di Liga 1 Musim Depan
- Spasojevic Ingin Persembahkan Trofi Juara Liga 2 untuk Bhayangkara Presisi FC