Terinspirasi Video Game, Lanza jadi Pembantai Anak SD
Rabu, 20 Februari 2013 – 00:32 WIB

Terinspirasi Video Game, Lanza jadi Pembantai Anak SD
Jaksa Norwegia mengatakan Breivik bermain ‘World of Warcraft’ dari enam jam dan 50 menit sehari selama empat bulan sementara ia sedang mempersiapkan serangan itu.
Sementara itu, nasib kedua pembunuh masal ini berbeda. Lanza bunuh diri setelah membunuh 20 anak-anak dan enam orang dewasa sebelum polisi masuk. Sedangkan Breivik menyerahkan diri kepada polisi dan ditahan di penjara Norwegia dengan hukuman 21 tahun. (ian/jpnn)
NEWYORK - Inilah jadinya kalau terobsesi dengan permainan video game. Karena ingin mengalahkan rekor pembunuh masal Norwegia Anders Breivik yang
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Gempa Myanmar, Korban Meninggal Dunia Mencapai 3.301 Orang
- Tornado Menyapu Amerika, 55 Juta Jiwa Terancam
- Trump Berulah, Macron Desak Perusahaan Prancis Setop Berinvestasi di Amerika
- Kanselir Jerman Sebut Donald Trump Merusak Tatanan Niaga Global
- Lebih dari 3.000 Orang Tewas Akibat Gempa Myanmar
- Update Gempa Myanmar: Korban Meninggal Dunia Mencapai 2.800 Orang