Terjadi Wabah, Pria Gay di Melbourne Diminta Suntik Vaksin Meningitis

Para pria homoseksual didesak untuk mendapatkan vaksinasi terhadap penyakit meningitis setelah terjadi wabah tiba-tiba di Melbourne.
Otoritas kesehatan setempat menawarkan vaksin gratis mulai minggu depan setelah delapan orang terkena penyakit jenis-C ini sejak bulan Mei.
Wakil kepala Dinas Kesehatan Victoria, Brett Sutton, mengatakan hampir semua pasien diidentifikasi sebagai gay (homoseksual) atau biseksual.
"Delapan tak terdengar seperti jumlah yang besar, tapi jika ini memengaruhi seluruh Melbourne pada tingkat yang sama seperti yang mempengaruhi pria yang berhubungan seks dengan pria, kita membicarakan beberapa ratus kasus selama beberapa bulan," jelasnya.
Penyakit meningitis jarang terjadi tapi bisa mematikan.
Sepuluh persen dari kasus ini berakibat fatal dalam waktu 24 sampai 48 jam setelah diagnosa.
Bakterinya hidup di tenggorokan dan hidung dan diteruskan melalui kontak yang dekat dan berkepanjangan.
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana