Terkepung, Sempat Melawan, Desi Tiba-Tiba Membuka Baju dan Celananya

"Ini lihat pak, saya cowok,” katanya sambil menunjukkan busung dadanya.
"Iya, sudah. Diam kamu di dalam mobil. Awas, kalau kamu ke mana-mana," tegas suara petugas.
Tim gabungan juga menelusuri bagian dalam pasar. Para waria diduga bersembunyi di balik lapak pedagang yang sudah tutup.
Terdengar suara kaki dari arah utara di dalam pasar. Tim sigap bergerak menuju arah suara itu.
"Stop, stop, jangan kabur woi,” teriak seorang petugas.
Waria itu terus berusaha kabur. Setelah dicari, ternyata dia berlindung di Pos Polisi Cakranegara.
"Saya tidak ke mana-mana, pak. Saya diam di sini,” jawab waria yang menyebut dirinya bernama Intan.
Dia mengaku dirinya hanya mencari makan. Dia mengelak kalau dirinya disebut sering menawarkan jasa hohohihi kepada lelaki hidung belang. "Tidak pernah saya seperti itu,” katanya.
Perlawanan Desi di Pasar Cakranegara Kota Mataram pada malam itu cukup sengit. Akhirnya dia menunjukkan bukti.
- 28 Motor Pelaku Balap Liar di Pekanbaru Diarak ke Kantor Polisi
- Kemenag: 7 Calon Jemaah Haji Asal Kota Mataram Meninggal Dunia
- Irjen Hadi Gunawan: Di NTB Tidak Boleh Ada Geng Motor
- Gang Royal Tambora Jakbar Jadi Lokasi Prostitusi, PSK Pada Kabur
- Razia di Warung, Polisi Amankan Puluhan Minuman Keras
- Razia di Kamar WBP Lapas Tanjung Raja, Petugas Gabungan Temukan Sejumlah Benda Terlarang