Ternak Di Utara Adelaide Terancam Mati Makan Sampah Plastik

Petani dan peternak sapi di Utara Adelaide, Australia Selatan berencana menempuh jalur hukum setelah truk pengangkut sampah memicu pencemaran di ladang gandum mereka dan ternak mereka terancam mati karena memakan sampah plastik yang tercecer dari truk sampah.
Bahu jalan raya Port Wakefield Road yang terbentang dari Bolivar ke Dublin di Adelaide Utara, Australia Selatan dipenuhi dengan plastik dan sampah.
Pemandangan kotor ini membuat petani di sekitar kawasan itu kesal, selain juga menimbulkan kerugian ekonomi yang mahal bagi petani gandum di dekat kawasan itu. seperti di ungkapkan mantan Presiden Federasi Petani Australia Selatan, John Lush
"Ketika kami mengirim biji-bijian, tidak ada toleransi sama sekali untuk benda asing," kata petani asal Mallala itu.
"Tongkat, batu, plastik, dan segala macam benda, jika ada yang masuk didalamnya, gandum kami akan ditolak dan kami harus membawanya pulang dan membersihkannya."
Para petani harus membayar beberapa ratus dolar untuk mengambil gandum mereka kembali dan membersihkannya lantaran ditemukan plastik di antara muatan gandum mereka.

"Dan jika Anda telah mengendarai dari Mallala ke Port Adelaide dan anda dipulangkan, maka anda harus menanggung biaya tambahan," kata Lush.
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi