Ternyata Bukan Hanya Ambulans yang Dipakai Membagikan Makanan dan Batu
Rabu, 14 Oktober 2020 – 17:12 WIB

Aksi unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja di sekitar Patung Kuda, Jakarta Pusat, 13 Oktober 2020. Foto: Ricardo/JPNN.com
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan ribuan orang diamankan itu merupakan akumulasi perusuh demo di seluruh wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Mantan Kapolres Tanjungpinang itu menyebut, dari yang ditangkap 75-80 persen merupakan anak sekolah alias pelajar.
Dia memerinci, 800 anak sekolah. terdapat 5 anak SD berumur 10 tahun, sisanya remaja dan pengangguran dan buruh.
Yusri mengatakan, saat ditanya penyidik, rata-rata mereka menjawab mendapat undangan atau diajak demo, lewat media sosial. (mcr3/jpnn)
Kombes Yusri Yunus mengatakan tidak hanya ambulans yang dipakai untuk membagikan makanan dan batu ke demonstran aksi tolak UU Cipta Kerja.
BERITA TERKAIT
- Pelayanan Kesehatan di Semarang Tetap Berjalan Selama Lebaran, Ambulans Gratis Disiagakan 24 Jam
- Hidayat Arsani Ingin Anggaran Mobil Dinas Gubernur Babel Dialihkan Beli Ambulans
- Minim Fasilitas, Pengemudi Ambulans Bogor Temui Ketua DPRD Bahas Solusi
- Peduli Kesehatan Warga, Polres Banyuasin Resmikan Ambulans Air
- Tagana Kota Bogor Sampaikan Kebutuhan Ambulans, DPRD Janji Beri Dukungan
- Innalillahi, Yusri Yunus, Jenderal Periang Tutup Usia