Ternyata, Dua Perusahaan Besar Terlibat Kartel Motor

jpnn.com - JAKARTA – Harga motor di Indonesia terbilang paling mahal di kawasan ASEAN. Fakta ini, menurut Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), Muhammad Syarkawi Rauf, mengundang kecurigaan KPPU mengenai dugaan adanya praktik kartel motor oleh dua perusahaan besar motor.
“KPPU sudah survei ke sejumlah negara di kawasan ASEAN. Hasilnya, harga jual motor dua merk ternama di Indonesia ternyata paling mahal,” kata M Syarkawi Rauf, kemarin di Pressroom DPR, Senayan Jakarta.
Setelah ditelusuri KPPU, menurut dia, telah terjadi praktik kartel yang diduga dilakukan oleh dua perusahaan besar motor yang selama ini menguasai pangsa pasar motor di Indonesia.
“Dua perusahaan besar motor itu, tidak etis saya ungkap. Biar nanti pengadilan yang mengungkap,” tegas Syarkawi.
Kartel motor yang mereka lakukan, ujar Syarkawi, motifnya untuk menjaga harga motor tetap tinggi dan kedua perusahaan dimaksud meraup keuntunghan besar.
“Kalau KPPU bisa membawa kasus ini ke pengadilan dan hakim mengabulkan tuntutan KPPU. Saya pastikan harga motor di Indonesia pasti lebih (mahal) dibanding Malaysia, Singapura atau Vietnam,”katanya.(fas/jpnn)
JAKARTA – Harga motor di Indonesia terbilang paling mahal di kawasan ASEAN. Fakta ini, menurut Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU),
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Saksi Ahli Paparkan Prinsip Kewajaran dalam Gugatan Merek di Sidang Sengketa Minyak Gosok
- Satgas Damai Cartenz Buru Komandan KKB yang Kabur dari Lapas Wamena
- BPKH Limited Perkenalkan Bumbu Khas Indonesia untuk Katering Jemaah Haji di Arab Saudi
- Gelar Aksi di Kemendag, Ribuan Pengepul Minyak Jelantah Tuntut Solusi Penghentian Ekspor
- ISDS Gelar Diskusi Bertema Ancaman Nuklir di Semenanjung Korea Bagi Perdamaian Dunia
- Waka MPR Dorong Perempuan Aktif di Dunia Politik