Ternyata Harga Cabai Rawit Masih Mahal
Kamis, 13 Juni 2019 – 00:56 WIB

Juminiati menata cabai merah di lapak sayur yang baru dibuka. Foto: Nur Wachid/Radar Ponorogo/JPNN.com
Asnah pedagang di pasar Botania 1 mengakui harga cabai setan masih tinggi. Hal itu dikarenakan pasokan dari daerah penghasil belum begitu lancar. Karena itulah menurutnya harga-harga kebutuhan masih tinggi.
Baca Juga:
"Iya memang mahal. Kemarin kami sempat beli diatas Rp 150 ribu per kg. Sekarang sudah turun, kami jual Rp 150 ribu per kg," tuturnya.
Ia juga mengakui daya beli masyarakat juga masih rendah. Tak banyak yang berbelanja seperti hari biasa. Sejumlah pedagang juga masih belum beraktifitas normal seperti biasanya.
"Memang harga-harga masih pada mahal. Yang beli juga masih sepi," ujarnya. (yas/BP)
Ibu – ibu warga Kota Batam, Kepri, mengeluhkan harga cabai rawit yang ternyata masih mahal.
Redaktur & Reporter : Soetomo
BERITA TERKAIT
- Gemerlap Danantara
- Kementrans Siapkan Barelang Jadi Pilot Project Kawasan Transmigrasi Terintegrasi
- Raker Bareng Kementan, Anggota Komisi IV DPR Singgung Kesejahteraan Petani & Harga Cabai Rawit
- Tinjau Pasar, Pramono Bilang Harga Cabai Rawit Merah Masih Tinggi
- DPR Bentuk Panja Usut Mafia Lahan di Batam, Pengamat: Panggil Menteri ATR/BPN
- Harga Cabai Setan Sudah Kebangetan, Bawang Merah Juga