Ternyata, Ini Motif Siskaeee Membuat Video Asusila, Ada Soal Uang

jpnn.com, YOGYAKARTA - Tersangka kasus pembuatan video asusila di Yogyakarta International Airport (YIA) Siskaeee alias FCN diduga memiliki trauma masa lalu yang mengakibatkannya memiliki perilaku menyimpang.
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda DIY Ajun Komisaris Besar Roberto GM Pasaribu mengatakan trauma masa lalu tersebut menjadi salah satu faktor yang memunculkan motif FCN melakukan tindakan menyimpang dengan membuat video asusila di YIA.
"Setelah kami melihat secara perilaku dari (pemeriksaan) psikolog bahwa yang bersangkutan ini mengalami trauma masa lalu yang menyebabkan memiliki perilaku menyimpang," kata Roberto saat konferensi pers di Mapolda DIY, Selasa (7/12).
Kendati demikian, Roberto enggan menjelaskan secara terperinci trauma masa lalu yang dialami perempuan kelahiran Sidoarjo, Jawa Timur, itu.
Sebab, keterangan itu bakal menjadi materi yang disampaikan di persidangan nantinya.
"Ini hanya bisa kami buka di persidangan. Yang kami sampaikan adalah itu menjadi salah satu bagian memunculkan motif karena tidak serta merta perbuatan pidana terjadi tanpa adanya motif," ucap dia.
Berdasarkan pemeriksaan psikologi, kata Roberto, tindak pidana pornografi yang dilakukan tersangka juga didasarkan motif dorongan hasrat seksual yang menyimpang dengan gemar memamerkan aurat di tempat publik.
Pelaku, kata dia, mendatangi YIA dengan mengendarai mobil pada 8 Juni 2021.
Polisi membongkar motif Siskaeee alias FCN membuat video asusila. Ini penjelasan lengkapnya.
- Misteri Hilangnya Uang 9 Warga di Bandung, Isu Babi Ngepet Menyeruak
- Pencuri Kayu di Gunung Kidul Terancam 5 Tahun Penjara, Sahroni Minta Kapolda DIY Beri Atensi
- Aris Idol Ungkap Kisah Pilu di Balik Hadiah Juara Ajang Pencarian Bakat
- BI Catat Uang Beredar Mencapai Rp 9.175,8 Triliun per November 2024
- Pemerintah Sebar Uang Layak Edar Rp 133,7 Triliun untuk Natal dan Tahun Baru
- Motif Pembunuhan Siswi SMP di Serdang Bedagai Terungkap, Korban Juga Diperkosa